INDOZONE.ID - Kalau Kamu nonton ajang balap F1 Academy di Zandvoort akhir pekan kemarin, pasti ada satu nama yang bikin heboh. Yap, Nina Gademan!
Tampil sebagai pembalap Wild Card di kandangnya sendiri, cewek berusia 21 tahun ini sukses bikin sejarah dan nunjukkin kalau dia bukan talenta kaleng-kaleng.
Didukung oleh tim Alpine, penampilan Nina di Grand Prix Belanda jadi bukti nyata kalau masa depan balap wanita itu cerah banget. Yuk, kita kenalan lebih jauh sama cewek satu ini!
Lahir di Wijster, Belanda, perjalanan Nina di dunia balap terbilang cukup ngebut. Ia baru memulai karting secara serius pada tahun 2018, tapi prestasinya langsung meroket.
Melansir dari laman resmi F1 Academy, tahun 2019 lalu ia terpilih sebagai finalis di ajang bergengsi Girls On Track Le Mans Shootout.
Satu tahun kemudian, Nina berhasil menyabet medali emas di ajang Karting Slalom Cup dalam FIA Motorsport Games. Nggak puas di karting, Nina pindah ke balap mobil dan langsung jadi juara rookie di PTC Cup.
Nina juga finis kedua di balap ketahanan 24 Hours of Zolder 2022 bersama Xwift Racing Events. Menariknya, semua pembalap di tim ini adalah perempuan.
Tahun lalu, ia memulai debutnya di ajang F4 British Championship dan berhasil meraih podium rookie pertamanya di Sirkuit Thruxton.
Dari sini kelihatan jelas kalau Nina punya mental juara dan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Nggak heran kalau tim sekelas Alpine meliriknya untuk jadi bagian dari program mereka.
Puncaknya datang saat seri GP Belanda. Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, ia benar-benar unleashed the beast.
Di kualifikasi, Nina Gademan berhasil mencatatkan waktu 1 menit 39,5 detik, selisih sekitar 1,3 detik dari sang pole sitter, Maya Weug (binaan Scuderia Ferrari).
Hasil ini membuat Nina harus start di P8, tepat di belakang rekan setimnya, Tina Hausmann (binaan Aston Martin) yang start P7.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber