Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 SEPTEMBER 2025 • 16:22 WIB

3 Penyebab Penurunan Performa Manchester City: Sistem Pep Guardiola Mulai Usang?

3 Penyebab Penurunan Performa Manchester City: Sistem Pep Guardiola Mulai Usang?Ekspresi kecewa Erling Haaland saat Manchester City kalah dari Brighton and Hove Albion. (Reuters/Matthew Childs)

INDOZONE.ID - Manchester City kembali mengalami kekalahan atas Brighton & Hove Albion pada pekan ketiga Premier League alias Liga Inggris  2025/2026 pada Minggu 31 Agustus 2025.

Dalam pertandingan yang digelar di American Express Stadium itu, Manchester City harus takluk dengan skor 1-2 dari sang tuan rumah.

Manchester City unggul terlebih dulu melalui gol Erling Haaland di menit ke-34. Akan tetapi, Brighton mampu membalikkan keadaan melalui gol penalti James Milner (67') dan Brajan Gruda (89').

Baca juga: Lika-Liku Lewis Hamilton di Ferrari Layaknya 'Drakor', Ralf Schumacher: Sungguh Tragis!

Alhasil, ini jadi kekalahan kedua beruntun bagi Manchester City di Liga Inggris musim ini. Sebelumnya, mereka kalah 0-2 dari Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, pada 23 Agustus 2025.

Melihat performa Manchester City dalam dua pertandingan terakhir, banyak bingung dengan performa The Citizens saat ini. Meski baru awal musim, dua kekalahan beruntun ini merupakan alarm bahaya bagi Pep Guardiola.

Lantas, apa yang salah dengan Manchester City sehingga baru menang sekali dari tiga pertandingan pertama Liga Inggris musim ini? INDOZONE akan menganalisis penyebab menurunnya performa City. Yuk, simak!

Baca juga: Pierre Gasly dan Franco Colapinto Nestapa, Nina Gademan Justru 'Menyala' di Grand Prix Belanda!

3 Penyebab Penurunan Performa Manchester City

1. Strategi Pep Guardiola Mulai Usang

3 Penyebab Penurunan Performa Manchester City: Sistem Pep Guardiola Mulai Usang?Pep Guardiola saat melatih di Manchester City. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)

Poin pertama ini menjadi bahan pembahasan para penggemar Manchester City di seluruh dunia, khususnya Indonesia, yaitu strategi Pep Guardiola mulai usang. Alhasil, tim-tim lain di Premier League mampu mengantisipasi permainan Man City.

Pep Guardiola dikenal dengan permainan penguasaan bola yang menitikberatkan pada operan-operan pendek. Meski begitu, sistem Pep Guardiola diaplikasikan dengan beberapa perbedaan di setiap tim yang diasuhnya. 

Tak ayal, Barcelona, Bayern Munchen, dan Man City sukses besar dengan sistem permainan Pep Guardiola. Akan tetapi, sepak bola terus berkembang setiap waktunya sehingga permainan penguasaan bola pun mulai ditemukan lawannya.

Baca juga:  Baru Jalani Dua Pertandingan di Bundesliga, Erik ten Hag Dipecat Sebagai Pelatih Bayer Leverkusen

Tak ayal, Pep Guardiola harus kembali mengembangkan sistem permainan penguasaan bolanya. Kehadiran Pepijn Lijnders di staf kepelatihan City diharapkan bisa membantunya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

3 Penyebab Penurunan Performa Manchester City: Sistem Pep Guardiola Mulai Usang?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!