Pep Guardiola saat melatih di Manchester City. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
INDOZONE.ID - Manchester City harus menerima kekalahan kedua beruntun di Premier League. Hal itu setelah ditundukkan Brighton & Hove Albion dengan skor 2-1 pada Minggu (31/8/2025).
Kekalahan ini terasa menyakitkan, karena The Citizens sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat gol Erling Haaland, di babak pertama.
Gol Haaland tidak hanya membuka keunggulan, tetapi juga menjadi catatan istimewa karena tercipta pada penampilan ke-100 sang striker Timnas Norwegia di Premier League.
Hingga satu jam pertandingan, City terlihat mendominasi jalannya laga. Namun, penalti James Milner menjadi titik balik yang membuat tuan rumah bangkit dan menguasai permainan.
Tekanan Brighton semakin menjadi di menit-menit akhir. Pertahanan City goyah, hingga akhirnya Brajan Gruda mencetak gol indah yang memastikan kemenangan bagi tim tuan rumah di hadapan pendukungnya.
Baca juga: Transfer Rp303 Miliar Melayang! Julio Enciso Tetap di Brighton Usai Gagal Tes Medis di Strasbourg
Omar Marmoush beraksi bersama Yankuba Minteh. (REUTERS/Tony O Brien)
Usai pertandingan, Pep Guardiola mengakui, timnya kehilangan kendali setelah gol penyama kedudukan dari Milner.
“Kami kebobolan, dan setelah itu momentum berbalik. Sampai saat itu, permainan berjalan baik. Kami menciptakan peluang, tim terlihat agresif dan dinamis,” ujar Guardiola kepada Sky Sports.
Namun, Guardiola tidak menutup mata terhadap penurunan performa timnya di setengah jam terakhir.
Baca juga: Pep Guardiola Senang Manchester City akan Hadapi Napoli dan Galatasaray di Liga Champions
“Kami bermain bagus selama satu jam pertama. Setelah itu, kami kehilangan cara bermain, terlalu sering melakukan umpan panjang, dan tidak cukup baik dalam menguasai bola. Itu kenyataannya,” tegasnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti proses adaptasi pemain baru di skuad Manchester City. Ia menilai, wajar jika perubahan dalam dua musim terakhir membuat permainan tim belum sepenuhnya konsisten.
“Kami memiliki tim yang bagus. Perubahan memang wajar terjadi, dan para pemain baru butuh waktu untuk menyesuaikan diri. Di sisi lain, pemain senior harus membantu mereka beradaptasi,” jelas Guardiola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sky Sports