Selebrasi Julio Enciso saat bermain di Brighton & Hove Albion. (REUTERS/John Sibley)
INDOZONE.ID - Rencana kepindahan Julio Enciso dari Brighton & Hove Albion ke Strasbourg dikabarkan batal setelah sang pemain tidak lolos tes medis.
Gelandang serang asal Paraguay itu sejatinya sudah hampir merampungkan kepindahannya dengan nilai transfer mencapai £13,8 juta (Rp303 miliar).
Kesepakatan ini semula dianggap menguntungkan semua pihak, sebab Strasbourg dan Chelsea sama-sama berada di bawah kepemilikan BlueCo, konsorsium yang dipimpin Todd Boehly serta Clearlake Capital.
Baca juga: Strategi Transfer Massal Chelsea: Mengapa Todd Boehly Membeli Banyak Pemain Medioker?
Dengan skema tersebut, Enciso bahkan berpeluang merapat ke Chelsea musim depan jika tampil meyakinkan di bersama Strasbourg.
Namun, kabar mengejutkan datang dari jurnalis Paraguay, Wilson González Bronce. Proses transfer dihentikan setelah Enciso gagal melewati tes medis pada Selasa (26/8/2025).
Penyebab gagalnya transfer ini adalah masalah cedera lutut yang masih membayangi Enciso.
Pemain berusia 21 tahun tersebut sudah menjalani tiga kali operasi pada lutut kirinya, termasuk operasi terakhir yang dilakukan awal musim panas ini.
“Sayangnya, transfer Julio Enciso ke Strasbourg gagal. Tes medis yang dijalani menunjukkan masalah serius pada lututnya,” ungkap jurnalis Paraguay, Wilson González Bronce, kepada Radio Nanduti.
Bronce menjelaskan, tes medis biasanya hanya berlangsung satu hari dengan hasil langsung diputuskan.
Namun, karena riwayat cedera Enciso yang cukup serius, pihak klub melakukan pemeriksaan tambahan. Hasilnya tetap tidak memuaskan, sehingga pihak Strasbourg memutuskan untuk membatalkan kesepakatan.
Dengan kegagalan ini, Julio Enciso dipastikan bertahan di Brighton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Radio Nanduti, Wilson Gonzalez Bronce