Emil Audero saat bermain bersama Timnas Indonesia. (Instagram/emil_audero)
INDOZONE.ID - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero kabarnya sudah sepakat gabung dengan tim promosi Serie A, Cremonese pada jendela transfer musim panas ini.
Diketahui, Emil Audero saat ini memang tengah mencari klub yang bisa memberikan kesempatan untuk bermain reguler, dan kini Cremonese kabarnya sudah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan kiper kelahiran Mataram itu.
Kini, menurut laporan dari Gianluca Di Marzio pada Jumat (25/7/2025), Emil Audero kini hanya tinggal melakukan tes medis saja untuk merampungkan kepindahannya ke Cremonese.
Keputusan Cremonese untuk mendatangkan Emil Audero karena mereka sangat membutuhkan kiper baru. Awalnya, klub berjuluk La Cremo itu ingin mendatangkan Pierluigi Gollini.
Baca juga: Ajax Amsterdam Tolak Tawaran Rp766 Miliar dari Chelsea untuk Dapatkan Jorrel Hato
Emil Audero saat membela Como 1907 (Instagram/@emil_audero)
Akan tetapi, kiper berusia 30 tahun itu lebih memilih untuk bergabung dengan AS Roma pada jendela transfer musim panas ini.
Dari hal itulah, mereka memutuskan untuk mendatangkan Emil Audero. Apalagi, mantan kiper sekaligus kapten Sampdoria itu telah menunjukkan performa apiknya saat menjalani masa peminjaman di Palermo.
Emil Audero sendiri tercatat mampu mencatatkan 3 cleansheets dalam 15 penampilannya bersama I Rosanero di sisa musim kompetisi 2024/25 lalu.
Bahkan, dari performa apiknya itu, membuat Palermo sempat berniat untuk mempermanenkan kiper berusia 27 tahun itu. Akan tetapi, klub dibawah naungan City Football Group (CFG) itu mundur karena tak sanggup membayar gaji tinggi kiper Timnas Indonesia itu di Como.
Di Como sendiri, Emil Audero menerima gaji sebesar 1,24 juta Euro atau setara Rp23 miliar, yang dimana angka tersebut sama persis dengan gaji Audero saat masih perkuat Sampdoria.
Emil Audero sendiri didatangkan Como pada musim panas 2024 lalu, saat itu ia dibeli oleh klub milik Djarum Group itu di angka 6 juta Euro (Rp115 miliar). Namun, sayang karier mantan pemain muda Juventus itu di Como tidak berjalan sesuai rencana.
Selama memperkuat Como, Emil hanya bermain sebanyak 8 pertandingan saja. Ia bahkan hanya dijadikan sebagai pelapis Pepe Reina di posisi penjaga gawang klub berjuluk I Lariani itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gianluca Di Marzio