Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 14 JANUARI 2026 • 09:05 WIB

Menyimpan Luka di Balik Kemudi: Pierre Gasly dan Penyesalan Terakhir untuk Mendiang Sahabatnya

Menyimpan Luka di Balik Kemudi: Pierre Gasly dan Penyesalan Terakhir untuk Mendiang SahabatnyaPembalap Alpine, Pierre Gasly. (Hamad I Mohammed)

INDOZONE.ID - Dunia Formula 1 (F1) sering kali dilihat sebagai panggung glamor yang dipenuhi kecepatan dan adrenalin. 

Namun, di balik helm dan baju balap yang tebal, para pembalap tetaplah manusia biasa yang memiliki hati dan kerentanan. 

Hal inilah yang diungkapkan oleh pembalap tim Alpine, Pierre Gasly, saat ia membuka kembali lembaran kelam dalam hidupnya berupa kehilangan sahabat karibnya, Anthoine Hubert.

Hubert bukan hanya sebagai rekan sesama pembalap bagi Gasly. 

Mereka tumbuh bersama di lintasan gokart, berbagi mimpi yang sama untuk menembus ajang balap tertinggi. 

Baca juga: Mengenal Triathlon: Pengertian, Urutan Disiplin, dan Sejarah Panjangnya

Namun, takdir berkata lain. Hubert meninggal dunia secara tragis dalam kecelakaan fatal pada lap kedua balapan Formula 2 (F2) di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, pada tahun 2019 silam.

Dalam sebuah perbincangan mendalam bersama Lawrence Barretto di seri Off The Grid F1.com, Gasly menuturkan sebuah penyesalan yang hingga kini masih menghantuinya. 

Penyesalan itu bukan tentang balapan, melainkan tentang momen perpisahan terakhir yang ia lakukan dengan mendiang Hubert sebelum kecelakaan merenggut nyawanya.

Gasly mengenang momen di Budapest, Hungaria, sesaat sebelum jeda musim panas dan sebelum tragedi di Belgia terjadi. 

Kala itu, setelah balapan usai, mereka pergi berpesta bersama. Gasly, yang tidak ingin pulang terlalu larut, memutuskan meninggalkan pesta lebih awal. 

Baca juga: Cara Melakukan Gerakan Meroda dalam Senam: Pengertian, Teknik Dasar, dan Variasi Tingkat Lanjut

Saat ia berjalan keluar klub, ia melihat Hubert sedang berada di teras.

"Saya hanya melambaikan tangan padanya dan berkata 'dadah, selamat menikmati musim panas, sampai jumpa di Belgia'," kenang Gasly dengan nada getir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: F1.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menyimpan Luka di Balik Kemudi: Pierre Gasly dan Penyesalan Terakhir untuk Mendiang Sahabatnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!