Gokart milik mendiang Jules Bianchi. (Sumber: Motorsport.hu)
INDOZONE.ID - Dunia motorsport, khususnya komunitas Formula 1, baru saja menerima kabar yang sangat melegakan hati. Setelah pekan yang penuh kecemasan dan amarah akibat insiden pencurian yang menimpa keluarga mendiang Jules Bianchi, sebuah titik terang akhirnya muncul.
Philippe Bianchi, ayah dari mendiang pembalap F1 yang sangat dicintai tersebut, secara resmi mengonfirmasi bahwa gokart milik putranya yang sempat hilang dicuri kini telah ditemukan.
Kabar ini bukan sekadar penemuan barang hilang, melainkan kembalinya sebuah memori fisik yang tak ternilai harganya bagi keluarga yang ditinggalkan.
Kisah memilukan ini bermula ketika Philippe Bianchi mengeluarkan permohonan emosional di media sosial pekan lalu. Dalam unggahannya yang menyayat hati, ia mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sembilan sasis gokart edisi “JB17 Forever” telah dicuri dari tempat penyimpanannya.
Namun, yang membuat pencurian ini terasa sangat kejam adalah fakta bahwa di antara barang-barang yang diambil, terdapat satu unit gokart yang memiliki nilai sejarah dan sentimental luar biasa.
Baca juga: Demi Menata Ulang Karir Balapnya, Jack Doohan Resmi Berpisah dari Alpine F1 Team
Gokart tersebut merupakan kendaraan terakhir yang dipacu oleh Jules Bianchi di lintasan karting sebelum melangkah ke jenjang balap mobil kursi tunggal atau single-seaters.
Bagi seorang pembalap profesional, gokart terakhir sebelum transisi ke mobil formula adalah simbol sakral dari akhir masa kanak-kanak dan awal mimpi besar menuju Formula 1.
Setelah berhari-hari penuh ketidakpastian, Philippe akhirnya membagikan pembaruan positif melalui akun Facebook pribadinya. Ia menyampaikan rasa sukacita yang mendalam karena gokart spesifik milik Jules tersebut telah berhasil diamankan.
Philippe menyebutkan bahwa penemuan ini menjadi kelegaan besar bagi seluruh keluarga Bianchi. Ia juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu menyebarkan informasi, mulai dari warganet yang membagikan unggahannya di jejaring sosial, media massa yang meliput kasus tersebut, hingga pihak kepolisian Stasiun Brignoles di Prancis yang bertindak cepat dan efektif.
Meski gokart bersejarah Jules telah kembali, Philippe mencatat bahwa kasus ini belum sepenuhnya selesai. Masih ada beberapa sasis gokart lain serta sebuah sepeda motor mini yang belum ditemukan.
Namun, kembalinya barang paling berharga dari insiden pencurian tersebut telah memberikan harapan baru bagi keluarga. Philippe menutup pesannya dengan optimisme bahwa, berkat bantuan komunitas yang solid, sisa barang yang hilang juga memiliki peluang besar untuk ditemukan kembali.
Semangat “Forever Jules” yang terus digaungkan oleh para penggemar balap di seluruh dunia terbukti menjadi kekuatan pendorong nyata dalam kasus ini, sekaligus membuktikan bahwa warisan Jules masih sangat hidup di hati banyak orang.
Momen ditemukannya kembali gokart ini kembali mengingatkan publik pada sosok Jules Bianchi, talenta muda berbakat yang harus pergi terlalu cepat. Tragedi yang menimpanya pada 2014 di GP Jepang tetap menjadi salah satu momen paling kelam yang mengubah sejarah Formula 1 modern.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Crash.net