INDOZONE.ID - Timnas Argentina menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola global setelah memastikan diri lolos ke babak final Piala Dunia 2026.
Tiket berharga tersebut didapatkan tim berjuluk Albiceleste ini setelah berhasil menaklukkan Inggris dengan skor tipis 2-1 dalam laga semifinal yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Keberhasilan melangkah ke partai puncak secara berturut-turut ini membawa skuad asuhan Lionel Scaloni masuk dalam jajaran elit.
Berdasarkan catatan sejarah resmi yang dihimpun dari data FIFA, Argentina kini menyamai rekor langka milik Brasil sebagai tim yang mampu menembus final dalam dua edisi beruntun dengan status sebagai juara bertahan.
Baca juga: Update Top Skor Piala Dunia 2026: Magis Messi! Tak Bikin Gol Tapi Sukses Kudeta Mbappe
Tercatat, hanya ada sedikit negara yang mampu mempertahankan konsistensi ini. Argentina sebelumnya pernah mengukir momentum serupa pada periode Piala Dunia 1986 dan 1990.
Sementara itu, Brasil menjadi satu-satunya tim lain yang mampu melakukan pencapaian impresif ini sebanyak dua kali, yakni pada edisi 1958-1962 dan 1994-1998.
Adapun negara lain yang tercatat pernah mencicipi rekor ini adalah Italia (edisi 1934-1938) dan Prancis (edisi 2018-2022).
Jalannya pertandingan semifinal sendiri menyajikan drama yang sengit. Setelah sempat buntu tanpa gol di sepanjang babak pertama, publik Inggris bersorak lebih dulu pada menit ke-55.
Baca juga: Rodri Protes Banyak Pelanggaran terhadap Lamine Yamal yang Tidak Diacuhkan Wasit
Melalui skema serangan dari sisi kanan, Morgan Rogers melepaskan umpan silang yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Anthony Gordon. Inggris memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol memaksa Argentina keluar menyerang. Upaya keras sang juara bertahan baru membuahkan hasil pada menit ke-85 melalui sepakan Enzo Fernandez, memanfaatkan umpan matang dari sang kapten, Lionel Messi.
Drama kemenangan Argentina akhirnya terkunci pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+2.
Berawal dari bola liar hasil sepakan Alexis Mac Allister yang membentur tiang gawang, Messi kembali menguasai bola di sektor kanan dan mengirimkan umpan silang lambung yang disambut dengan sundulan terukur oleh Lautaro Martinez.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA