Lisandro Martinez saat bermain di Manchester United. (REUTERS/Phil Noble)
INDOZONE.ID - Lisandro Martinez menunjukkan sikap tegas dalam menanggapi kritik para pundit yang mayoritas merupakan legenda Manchester United.
Bek asal Argentina tersebut menilai komentar di televisi adalah hal biasa, namun menurutnya tidak banyak yang berani menyampaikan kritik secara langsung.
Martinez menjadi salah satu kunci kemenangan Manchester United saat menundukkan Manchester City dengan skor 2-0 pada laga Derby Manchester, Sabtu (17/1/2026).
Dalam pertandingan tersebut, ia sukses membatasi pergerakan Erling Haaland dan membantu Setan Merah mencatatkan clean sheet ketiga mereka di Premier League musim ini.
Baca juga: Real Madrid Berambisi Ciptakan Duet Maut, Ngebet Boyong Haaland untuk Temani Mbappe
Kemenangan atas Manchester City menjadi momen penting bagi Manchester United yang tengah menjalani musim sulit.
Di tengah performa yang naik turun, hasil positif ini juga menandai awal yang menjanjikan bagi Michael Carrick sebagai pelatih interim anyar.
Carrick ditunjuk setelah manajemen klub memecat Ruben Amorim dan sempat mempercayakan tim kepada Darren Fletcher sebagai pelatih sementara dalam dua pertandingan.
Di bawah arahan Carrick, United tampil lebih disiplin, terutama di lini pertahanan yang dikawal Martinez.
Baca juga: Trauma Cedera ACL, Bek MU Lisandro Martinez Sempat Berpikir Pensiun Dini
Menjelang laga derby, Lisandro Martinez menjadi sasaran kritik dari dua legenda Manchester United, Nicky Butt dan Paul Scholes.
Dalam podcast The Good, The Bad & The Football, Butt menyebut Haaland akan dengan mudah mendominasi Martinez, bahkan menyamakan situasinya seperti menghadapi anak kecil.
Sementara itu, Paul Scholes melontarkan komentar serupa dengan mengatakan Haaland akan melempar Martinez ke gawang setelah mencetak gol. Namun, semua prediksi tersebut gagal terbukti di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Good, The Bad & The Football, The Athletic