INDOZONE.ID - Jose Mourinho menuai kecercam luas usai melontarkan komentar kontroversial terkait insiden dugaan rasisme yang menimpa Vinicius Junior.
Dalam laga Benfica vs Real Madrid, Selasa (17/2/2026), pemain Brasil itu melaporkan Gianluca Prestianni atas dugaan ucapan rasis.
Mourinho justru menyebut Vinicius ikut memicu situasi dengan selebrasi golnya.
Dalam wawancara dengan Amazon Prime usai laga, pelatih Benfica itu mengatakan, "Vini tidak hanya senang mencetak gol. Saat mencetak gol seperti itu, lo harus merayakannya dengan cara yang hormat."
Baca juga: Kandidat Tak Lazim di Bursa Calon Presiden Barcelona: Eks Bintang Film Dewasa hingga Pemain Terompet
Ia juga mengklaim telah memberi tahu Vinicius bahwa tokoh terbesar dalam sejarah klub adalah Eusebio yang berkulit hitam, sehingga mustahil Benfica rasis.
Pernyataan ini memicu reaksi keras dari berbagai kalangan.
Mantan pemain Belanda Clarence Seedorf yang bekerja sebagai pundit untuk Amazon Prime menegaskan Mourinho melakukan kesalahan besar dengan membenarkan pelecehan rasial.
"Dia bilang ini terjadi di mana pun Vinicius main. Artinya dia menganggap wajar kalau Vini diprovokasi lalu dilecehkan secara rasis. Itu sangat salah," tegas Seedorf.
Di Amerika Serikat, legenda Liverpool Jamie Carragher dan mantan bek Manchester City Micah Richards juga menyoroti kemunafikan Mourinho.
Baca juga: 5 Kiper Terbaik Dunia Sepanjang Masa, Urutan 3 Pernah Menangkan Ballon d'OR
"Rasanya keterlaluan. Ini orang yang merayakan dan memprovokasi lawan lebih dari pelatih mana pun," kata Carragher.
Richards mengaku kecewa karena figur sekaliber Mourinho seharusnya bisa lebih bijak.
Vinicius Jr sendiri menulis di Instagram bahwa tindakan rasis adalah pengecut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nytimes.com