INDOZONE.ID - Sepak bola merupakan olahraga tim atau kelompok, namun sejarah mencatat bahwa di balik setiap gelar kolektif yang diraih klub, ada individu atau pemain yang lebih bersinar dibanding pemain lain.
Dalam sepak bola, penghargaan individu seperti Ballon d'Or, Sepatu Emas hingga Pemain Terbaik FIFA menjadi tolok ukur paling jujur untuk mengakui kehebatan seorang pemain.
Selama hampir dua dekade, persaingan dalam perolehan penghargaan individu didominasi oleh Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Keduanya memimpin jauh sebagai daftar koleksi trofi individu terbanyak sepanjang sejarah sepak bola.
Baca juga: 6 Pemain Bola yang Bakal Pensiun di Piala Dunia 2026: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo?
Meski demikian, masih ada legenda-legenda dunia seperti Ronaldo Nazario hingga Johan Cruyff yang juga masih tercatat dalam jajaran elite dunia.
Dalam artikel ini, kita akan mengulas siapa saja pesepak bola yang paling banyak mengoleksi penghargaan pribadi bergengsi di dunia. Berikut ulasannya!
Di urutan pertama ada Lionel Messi, pemain yang dijuluki "alien" oleh pecinta sepak bola. Pemain asal Argentina ini jadi standar emas dalam hal peraihan gelar individu.
Sepanjang kariernya, Messi meraih 22 trofi individu di dunia sepak bola. Ia berada di level berbeda, menciptakan jarak yang lebar dengan pesepak bola manapun.
Bahkan, ia jadi satu-satunya pesepak bola dengan jumlah koleksi Ballon d'Or terbanyak, yakni delapan penghargaan (2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, dan 2023).
Berikut ini koleksi penghargaan individu Lionel Messi:
Selain di sepak bola, Messi juga dua kali memenangkan Laureus World Sportsman of the Year (Olahragawan Pria Terbaik Dunia) yakni pada 2020 dan 2023.
Messi jadi satu-satunya pesepak bola yang memenangkan penghargaan individu bergengsi ini dua kali.
Trofi Kolektif di Klub/Negara:
Mega bintang Portugal, Cristiano Ronaldo. (REUTERS/Clodagh Kilcoyne)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, FIFA