INDOZONE.ID - Demam Piala Dunia 2026 semakin menyebar ke mana-mana. Terbaru, seorang sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) dari Solo, juga ikut meriahkan gegap gempita Piala Dunia.
Momen tersebut terjadi di perempatan Museum Keris, Sriwedari, Solo pada Jumat, (26/6/2026) pagi WIB.
Seorang supeltas bernama Murwanto ikut meramaikan euforia Piala Dunia 2026, dengan mengatur alur lalu lintas kota Solo dengan memakai atribut ala suporter sambil memegang replika trofi Piala Dunia.
Alasan Murwanto ikut memeriahkan euforia Piala Dunia dengan harapan, agar Timnas Indonesia bisa ikut dan memenangkan pesta bola dunia 4 tahunan itu suatu saat nanti.
Baca juga: Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak Sepanjang Sejarah, Lampaui Edisi 1994
Euforia Piala Dunia 2026 di Solo (Wardana Arifatama/INDOZONE)
"Alasan saya ikut meriahkan euforia Piala Dunia dengan harapan agar Indonesia suatu saat nanti bisa ikut dan memenangkan Piala Dunia. Ini saya sudah bawa trofinya, dan semoga suatu saat Indonesia bisa mengangkat trofi Piala Dunia," ujar Murwanto kepada media termasuk Indozone, pada Jumat, (26/6/2026).
Sementara itu, inisiator kampung Piala Dunia di Solo, Mayor Haristanto mengatakan bahwa magnet Piala Dunia sudah menyebar kemana-mana, hingga akhirnya supeltas kota Solo juga ikut meramaikan Piala Dunia.
"Ya, jadi magnet Piala Dunia sudah menyebar kemana-mana. Di antaranya di Solo, seorang supeltas di Solo ikut bersemangat menyambut Piala Dunia, dengan menggunakan seragam suporter yang meriah, unik dan luar biasa dengan membawa replika sepak bola ini," ujar Mayor Haristanto dalam wawancaranya bersama Indozone.
"Ini adalah cara mereka, serta kita semuanya untuk menyambut gegap gempita Piala Dunia, yang hadir 4 tahun sekali," lanjutnya.
Baca juga: Dukun Ghana Cabut Kutukannya terhadap Harry Kane, Mulai Gacor di Piala Dunia 2026?
Lebih lanjut, Mayor Haristanto juga menegaskan, hampir setiap turnamen besar seperti Piala Dunia, pihaknya selalu mengundang supeltas untuk ikut meramaikan event ini.
"Ya selalu, selalu di berbagai momentum tidak hanya sepak bola, saya kerjasama dengan mereka karena mereka merupakan orang yang luar biasa," tutur pria pemiliki Museum Titik Nol Pasoepati itu memaparkan.
Mayor Haristanto mengaku, pihaknya sering mengundang supeltas untuk meramaikan event-event besar seperti Piala Dunia sudah cukup lama. Bahkan, setiap adanya turnamen besar ia selalu bekerja sama dengan para supeltas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan