Pelatih Skotlandia, Steve Clarke (REUTERS)
INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Skotlandia, Steve Clarke merasa pesimis dan khawatir timnya akan angkat koper lebih dulu setelah kalah 3-0 atas Brazil pada pertandingan terakhir grup C pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB, yang membuat peluang mereka menuju fase knockout terancam.
Diketahui, Skotlandia memulai Piala Dunia 2026 dengan hasil yang cukup positif dengan meraih kemenangan 1-0 atas Haiti.
Akan tetapi, di dua pertandingan berikutnya John McGinn dan kolega harus kalah 1-0 atas Maroko dan terbaru kalah 3-0 atas Brazil, yang mana pada pertandingan pagi tadi gawang mereka dibobol oleh dua gol Vinicius Jr. dan satu gol Matheus Cunha.
Kini, nasib Skotlandia di Piala Dunia harus bergantung pada pertandingan lain, apakah mereka pantas menjadi salah satu dari 8 tim yang lolos sebagai peringkat ketiga terbaik atau tidak.
Steve Clarke sendiri tampak sangat frustrasi dengan kekalahan atas Brasil, dalam wawancaranya seusai pertandingan, pelatih sekaligus legenda Chelsea itu merasa pesimis dengan situasi timnya saat ini. Tak hanya itu, ia juga mengaku bahwa timnya banyak menciptakan banyak peluang tapi hal tersebut masih kurang cukup.
Baca juga: Neymar Kembali Bermain untuk Brazil di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti: Dia Pantas Mendapatkannya!
Brasil hajar Skotlandia 3-0. (REUTERS/Paul Childs)
"Kami menciptakan peluang tetapi itu tidak cukup. Jujur saja, tim terbaiklah yang menang. Dalam empat atau lima menit pertama kami mengoper bola dengan baik, lalu melakukan kesalahan. Anda tidak bisa melakukan itu di level ini karena itu akan membuat Anda berada dalam posisi yang sulit dan akan menjadi malam yang panjang. Aku yakin kita akan pulang," ujar Steve Clarke dalam wawancaranya seusai pertandingan yang dilansir dari ESPN pada Kamis (25/6/2026).
Sementara itu, sang kapten John McGinn juga merasa kecewa timnya kebobolan tiga gol oleh Brasil. Ia juga mengaku timnya banyak peluang tapi gagal dimanfaatkan dengan baik, meskipun peluang lolos Skotlandia ke fase knockout tipis tetapi kapten Aston Villa itu tetap berpikir positif.
"Tentu saja sangat kecewa. Kami kebobolan gol buruk di saat yang buruk melawan tim yang bisa menghukum kami dengan kualitas. Kami memiliki beberapa peluang tetapi sekarang kami harus menunggu. Para pemain sangat kecewa, kami kurang berkualitas malam ini tetapi kami telah memberikan segalanya. Para pemain sekarang merasa hampa. Kemungkinan [lolos] kecil tetapi kita akan menunggu dan melihat," ujar John McGinn dalam wawancaranya.
Steve Clarke juga akui bahwa timnya bermain tidak terlalu baik, ia mengatakan bahwa timnya mampu menciptakan satu hingga dua peluang di babak kedua. Namun, tidak membuahkan hasil.
Baca juga: Gagal di Piala Dunia 2026 Bukan Akhir dari Segalanya Bagi Uzbekistan
"Mereka bermain melawan tim berkualitas tinggi dan kami memberi mereka dua gol pertama, dan gol ketiga juga. Mereka melewatkan beberapa peluang, dan Angus [Gunn] harus melakukan beberapa penyelamatan," ujar Steve Clarke.
"Kami mencoba menciptakan sesuatu di babak kedua -- kami menciptakan satu atau dua peluang. Jika Anda melihat permainan menyerang mereka dibandingkan dengan kami, tidak ada perbandingan," tuturnya lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN