Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 18 MEI 2026 • 14:44 WIB

Aturan Tie-Breaker Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tentukan Tim Lolos Fase Grup

Aturan Tie-Breaker Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tentukan Tim Lolos Fase GrupTrofi Piala Dunia 2026. (REUTERS/Eduardo Munoz)

INDOZONE.ID - Piala Dunia 2026 diikuti oleh 48 negara yang sudah dibagi ke dalam 12 grup. Turnamen sepak bola terbesar ini akan menyajikan 104 pertandingan mulai dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Setiap tim akan memainkan 3 laga fase grup. Dua tim teratas di tiap grup otomatis lolos ke babak selanjutnya, ditambah 8 tim peringkat ketiga terbaik dari seluruh grup. Jadi totalnya akan ada 32 tim yang masuk ke babak gugur.

Jika melihat hal ini, skenario poin sama di akhir fase grup hampir pasti terjadi. Apabila hal itu terjadi FIFA akan menerapkan aturan tie-breaker (penentu keputusan) untuk menentukan tim mana yang lolos.

Baca juga: Menerawang Calon Kiper Terbaik: Mengapa 5 Nama Ini Berpotensi Sabet Golden Glove Piala Dunia 2026

Kriteria Tie-Breaker Fase Grup Piala Dunia

Aturan Tie-Breaker Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tentukan Tim Lolos Fase GrupPresiden FIFA, Gianni Infantino. (REUTERS/Eduardo Munoz)

Dalam tie-breaker, FIFA menerapkan kriteria secara berurutan dan ketat. Begitu satu kriteria berhasil memisahkan tim, proses langsung berhenti. Kalau belum bisa, lanjut ke kriteria berikutnya.

Dikutip dari laman resmi FIFA, ini kriteria  untuk menentukan peringkat:

Langkah Pertama

  • Jumlah poin terbanyak yang diraih dalam pertandingan grup antara tim-tim yang bersangkutan
  • Selisih gol yang lebih baik berdasarkan hasil pertandingan grup antara tim-tim yang bersangkutan
  • Jumlah gol terbanyak yang dicetak dalam seluruh pertandingan grup antara tim-tim yang bersangkutan

Jika keputusan tidak dapat diambil melalui prosedur ini, kriteria di bawah ini akan diterapkan sebagai berikut terhadap dua tim atau lebih yang masih memiliki jumlah poin yang sama:

Langkah Kedua

  • Selisih gol terbaik di semua pertandingan grup
  • Jumlah gol terbanyak yang dicetak di semua pertandingan grup
  • Skor fair play (perilaku) tim tertinggi (pemain dan ofisial tim) berdasarkan jumlah kartu kuning dan merah yang diterima

Contoh nyata fair play jadi penentu kelolosan adalah Jepang Vs Senegal di Piala Dunia 2018. Kala itu, skor fair play benar-benar menjadi penentu siapa yang lolos. Keduanya keluar dari Grup H dengan statistik yang hampir identik sempurna.

Jepang dipastikan lolos ke babak 16 besar karena Senegal punya dua kartu kuning lebih banyak.

Jika tidak ada keputusan yang dapat diambil melalui prosedur pada langkah pertama dan kedua di atas, maka lanjut ke langkah selanjutnya.

Langkah Ketiga

Dua tim atau lebih yang masih memiliki jumlah poin yang sama akan diurutkan berdasarkan perigkat dunia.

Selain itu, FIFA juga bisa memakai undian resmi. Namun skenario ini sangat dihindari karena kelolosan murni ditentukan oleh faktor keberuntungan nasib.

Cara Menentukan 8 Tim Peringkat Tiga Terbaik

Delapan tim terbaik di antara tim-tim yang menempati peringkat ketiga akan ditentukan sebagai berikut:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: FIFA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Aturan Tie-Breaker Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tentukan Tim Lolos Fase Grup

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!