Ketegasan Xabi Alonso untuk Real Madrid: Tidak Ada Pemain yang Dijamin Selalu Masuk Starting XI
INDOZONE.ID - Real Madrid sukses mengamankan tiga poin di La Liga 2025 usai menang tipis 1-0 atas Osasuna lewat gol penalti Kylian Mbappe.
Meski begitu, pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menegaskan, kalau kemenangan itu bukan berarti semua pemain bisa santai.
Dalam konferensi pers, Alonso mengingatkan, tidak ada satu pun pemain yang otomatis dapat jatah di starting XI Real Madrid.
Baca juga: Profil Xabi Alonso: Dari Pemain Jadi Pelatih Real Madrid!
Semua Pemain Harus Bersaing
Dilansir dari Instagram/area.madridista, Alonso menanggapi soal duet lini belakang Real Madrid.
Saat ditanya tentang kombinasi Dean Huijsen dan Éder Militão, Alonso menjawab dengan nada tegas.
“Duet Huijsen dan Militão? Tidak ada yang punya tempat tetap di XI. Kami punya Rüdiger, Asencio, Alaba... tapi saya sangat senang dengan Eder dan Dean,” ujar Alonso.
Buat Alonso, setiap pemain harus siap bersaing. Siapapun yang layak bermain akan diturunkan, tanpa pandang bulu.
“Tidak ada pemain yang dijamin selalu masuk starting XI. Mereka yang pantas bermain pasti akan bermain,” lanjutnya.
Pesan ini jelas nunjukin, kalau Alonso enggak peduli dengan nama besar. Nah, yang penting performa di lapangan.
Soal Rodrygo: “Saya Masih Mengandalkan Dia”
Rumor soal masa depan Rodrygo juga ikut disorot. Beberapa fans sempat khawatir, karena sang winger enggak selalu jadi starter. Tapi Alonso buru-buru meluruskan.
“Rodrygo? Tidak ada yang terjadi. Saya mengandalkan Rodrygo, tentu saja, ini hanya permainan. Ini keputusan saya,” jelas Alonso.
Dengan pernyataan ini, Alonso seolah ngasih kode kalau rotasi pemain di Madrid bukan berarti ada masalah personal. Semua murni karena strategi dan kebutuhan tim di lapangan.
Baca juga: Xabi Alonso Beri Ultimatum ke Pemain Real Madrid: Gak Lari, Gak Main!
Tantangan Taktis Lawan Osasuna
Kemenangan 1-0 lawan Osasuna ternyata enggak berjalan mulus. Alonso mengakui,kalau timnya sempat kesulitan, terutama di babak pertama. Menurutnya, hal itu terjadi karena Osasuna main lebih defensif dari perkiraan.
“Kami memprediksi Osasuna akan bermain dengan blok yang lebih tinggi. Blok mereka yang rendah sangat mengejutkan kami, yang tidak kami persiapkan karena keterbatasan waktu. Hal ini menyebabkan babak pertama berjalan lebih lambat dan lebih statis,” ungkap Alonso.
Dia juga bilang, kalau timnya belum sempat berlatih menghadapi gaya bertahan rendah seperti itu.
“Kami belum sempat berlatih untuk blok rendah Osasuna ini. Situasinya berbeda di pramusim. Kami harus lebih siap menghadapi situasi seperti ini, kami tidak punya waktu,” tuturnya.
Gol Penalti Mbappe Jadi Penentu
Meski laga terasa berat, Real Madrid akhirnya berhasil mengamankan kemenangan lewat eksekusi penalti Kylian Mbappe.
Gol ini jadi pembeda, sekaligus bukti kalau striker asal Prancis itu memang mesin gol yang bisa diandalkan.
Madrid pun keluar dari tekanan Osasuna, dan tetap menjaga posisi mereka di papan atas La Liga.
Alonso pun enggak terlalu fokus ke skor besar, yang penting menurutnya adalah tiga poin aman di kantong.
Baca juga: 10 Fakta Xabi Alonso Resmi Jadi Pelatih Baru Real Madrid: The Legend is Back!
Ucapan ketegasan Xabi Alonso ini ngasih pesan jelas buat semua pemain Real Madrid, enggak ada jaminan jadi starter.
Bahkan, bintang sekaliber Rodrygo, Militão, atau Rüdiger tetap harus buktiin performa mereka setiap pertandingan.
Kemenangan tipis lawan Osasuna juga jadi alarm, kalau Los Blancos masih punya PR besar, khususnya menghadapi tim dengan gaya bertahan rapat.
Tapi, dengan materi pemain yang lengkap dan mental juara, Madrid diyakini bisa terus berkembang di tangan Xabi Alonso.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram