Ruben Amorim Peringatkan Semua Pemain Manchester United Agar Tidak Cepat Puas dan Harus Konsisten
INDOZONE.ID - Manajer Manchester United, Ruben Amorim, menegaskan, timnya harus mempertahankan rasa urgensi seperti saat melawan Chelsea pada akhir pekan lalu.
Menurutnya, sikap itu menjadi faktor penting agar Setan Merah bisa kembali meraih kemenangan secara beruntun.
Sebelum laga tersebut, United hanya mencatat satu kemenangan musim ini.
Situasi ini membuat Amorim berada dalam tekanan. Apalagi, musim lalu mereka finis di posisi terburuk sejak terdegradasi pada 1973/74.
Baca juga: Manchester United Sukses Kalahkan Chelsea, Ruben Amorim: Pemain Kami Coba Buat Momentum!
Kemenangan Lawan Chelsea Belum Cukup
Dalam pertandingan melawan Chelsea, United diuntungkan oleh kartu merah cepat kiper lawan, Robert Sanchez. Kondisi itu dimanfaatkan dengan baik lewat gol Bruno Fernandes dan Casemiro.
Meski menang, Amorim menegaskan, yang lebih penting adalah konsistensi dalam menjaga intensitas permainan.
“Hari ini kami menang, rasanya menyenangkan, tetapi jangan lupa untuk selalu kembali pada rasa urgensi dalam permainan kami," kata Amorim.
Baca juga: Ruben Amorim Bantah Kunjungan Sir Jim Ratcliffe ke Carrington Terkait Masalah di Manchester United
"Kami harus menang di laga berikutnya, itu yang terpenting. Di klub besar seperti ini, tidak ada ruang untuk merasa puas hanya karena satu kemenangan. Kami harus mempertahankan urgensi itu setiap pekan,” tambahnya.
MU Sering Mempersulit Sendiri
Meski sudah unggul 2-0 dengan jumlah pemain lebih banyak, United selalu menyulitkan diri sendiri. Kartu merah Casemiro di akhir babak pertama memberi peluang bagi Chelsea untuk bangkit.
Trevoh Chalobah sempat memperkecil kedudukan, membuat pertandingan di Old Trafford berakhir dengan tensi tinggi di tengah hujan deras.
Menurut Amorim, hal itu menunjukkan kecenderungan United untuk membuat situasi menjadi rumit, meskipun dalam posisi menguntungkan.
Baca juga: Cetak Gol ke-100 Untuk Manchester United, Bruno Fernandes: Momen Besar Bagi Saya!
Namun, ia tetap melihat sisi positif karena tim mampu bertahan bersama hingga akhir dan meraih kemenangan.
“Kami menunjukkan bahwa saat keadaan baik, terkadang kami justru membuat hal-hal jadi lebih sulit,” lanjut Amorim.
Tekanan untuk Pemain Muda
Amorim juga menyoroti bahwa, beberapa keputusan pemain dipengaruhi oleh tekanan. Hal itu terutama dialami para pemain muda yang cenderung melakukan hal-hal berlebihan dalam situasi tertentu.
“Kami mencoba melakukan terlalu banyak, bahkan tekel yang sebenarnya tidak perlu. Itu karena tekanan, terutama untuk para pemain muda,” jelasnya.
Ia kemudian menambahkan, tindakan Casemiro bisa dimaklumi karena lahir dari rasa peduli.
Gelandang asal Brasil itu ingin memberikan kontribusi lebih meskipun tim sudah unggul, meski akhirnya membuat pertandingan semakin rumit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters