INDOZONE.ID - Kiper Barcelona, Wojciech Szczesny, membuat pengakuan yang menarik terkait kondisi fisiknya selama membela Blaugrana.
Ia menyebut pernah menjadi pemain dengan persentase lemak tubuh tertinggi di klub.
Meski terdengar mengejutkan, Szczesny menegaskan bahwa kecintaannya pada makanan tidak pernah mengganggu performanya sebagai penjaga gawang.
Baca juga: Jadi Pelapis Joan Garcia, Wojciech Szczesny Mulai Buka Suara soal Masa Depannya di Barcelona
Pemain 35 tahun itu kembali dari masa pensiun pada musim lalu dan langsung berkontribusi terhadap keberhasilan Barcelona meraih gelar La Liga.
Sikap santai, gaya hidup apa adanya, hingga kebiasaannya merokok membuatnya dikenal sebagai pemain yang tidak terlalu terikat pada aturan soal fisik.
Meski begitu, Szczesny menilai bahwa sedikit lemak berlebih tidak menjadi hambatan baginya.
Kecintaan Szczesny pada Makanan
Dalam wawancara bersama GQ Polandia, Szczesny mengakui bahwa dirinya memang sangat suka makan.
Ia mengaku tetap berada dalam batas yang diperbolehkan staf kebugaran, walau akhirnya tetap dinyatakan sebagai pemain dengan lemak tubuh paling tinggi di Barcelona.
Baca juga: Wojciech Szczesny Siap Bermain untuk Barcelona meski Tetap Sering Merokok di Luar Lapangan
“Saya memang suka makan. Walaupun saya tetap berada dalam batas yang diperbolehkan, saya tetap menjadi pemegang rekor Barcelona dalam hal lemak tubuh berlebih,” tutur Szczesny.
Meski demikian, ia membuktikan bahwa performa di lapangan tidak selalu ditentukan dari bentuk fisik semata.
Bagi Szczesny, kemampuan membaca permainan dan pengalaman sebagai kiper jauh lebih menentukan.
Candaan Lewandowski
Szczesny juga menceritakan pengalaman lucu bersama rekannya, Robert Lewandowski, ketika keduanya membela Timnas Polandia.
Saat itu, Lewandowski sempat bercana soal kondisi tubuh Szczesny di ruang ganti Timnas Polandia setelah pertandingan.
Baca juga: Robert Lewandowski Ingin Kembali Perkuat Timnas Polandia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
“Pernah suatu kali, Lewy bercanda di ruang ganti timnas Polandia," kata Szczesny.
"Saat itu saya hanya memakai celana dalam, lalu ia berkata, ‘Bagaimana mungkin Szczesny bisa punya karier seperti itu dengan tubuh seperti itu?’” ujarnya sambil tertawa.
Respon Pelatih Timnas Polandia
Candaan itu langsung ditanggapi pelatih Polandia saat itu, Czeslaw Michniewicz, yang juga mantan kiper. Michniewicz menilai bahwa menjadi penjaga gawang bukan hanya soal fisik, tetapi kecerdasan dalam membaca permainan.
“Pelatih berkata, ‘Lewy, menjadi kiper itu seperti bermain catur. Kamu menggunakan tanganmu, tapi yang lebih penting adalah kepalamu'," kata Szczesny.
Baca juga: Wojciech Szczesny Kembali Turun Gunung Setelah Setuju Gabung Barcelona
"Sejak itu, setiap kali ada yang menyuruh saya lebih sering ke gym, saya selalu menjawab, ‘Tenang saja, ini seperti catur’,” tambahnya.
Dengan pengakuan ini, Szczesny menunjukkan bahwa performanya sebagai salah satu kiper terbaik tidak selalu bergantung pada bentuk tubuh, melainkan pada kualitas teknik, ketenangan, dan kecerdasan dalam bermain.
Sebuah kisah yang menghadirkan sisi unik dari seorang kiper berpengalaman yang tetap percaya diri dengan kebiasaannya sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: GQ Polandia