Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 09:44 WIB

Mengenal Santiago Montiel, Pemenang FIFA Puskas Award 2025 dengan Gol Salto Jarak Jauh yang Ikonik!

Author

Santiago Montiel (Instagram @santiago_montiel15). 

INDOZONE.ID - Malam penganugerahan FIFA The Best selalu menyisakan cerita menarik, namun sorotan paling estetis tahun ini jatuh pada kategori FIFA Puskas Award 2025

Penghargaan yang didedikasikan untuk gol terindah sejagat raya ini tidak jatuh ke tangan penyerang kelas dunia yang bermain di liga top Eropa, melainkan kepada seorang talenta dari Amerika Selatan. 

Santiago Montiel, penggawa Club Atletico (CA) Independiente, resmi dinobatkan sebagai pemenang berkat aksi akrobatik yang menentang hukum fisika. 

Namanya kini sejajar dengan legenda seperti Cristiano Ronaldo, Neymar, hingga Zlatan Ibrahimovic yang pernah memenangkan trofi serupa.

Baca juga: Tim Prinsipal Haas Bela Manuver Agresif Yuki Tsunoda di GP Abu Dhabi: Harusnya Nggak Perlu Penalti!

Siapa Sosok Santiago Montiel?

Lahir di Laferrere, Buenos Aires, pada 22 November 2000, Santiago Montiel bukanlah nama yang asing di kancah sepak bola Argentina, meski mungkin baru terdengar nyaring di telinga fans global pasca kemenangannya ini. 

Ia memiliki darah sepak bola yang kental, mengingat dirinya adalah sepupu dari Gonzalo Montiel, bek kanan Timnas Argentina yang menjadi eksekutor penentu di final Piala Dunia 2022.

Perjalanan karier Santiago dimulai dari akademi River Plate, salah satu pabrik talenta terbesar di Argentina. 

Namun, jalan terjal harus dilaluinya ketika ia dilepas oleh River Plate dengan status bebas transfer pada tahun 2022. 

Tidak patah arang, ia kemudian bergabung dengan Argentinos Juniors, tempat di mana ia mulai menunjukkan potensi aslinya sebagai bek kiri yang agresif dan memiliki teknik tinggi. 

Baca juga: Daftar Pemenang The Best FIFA Football Awards 2025: Dari Pemain Terbaik hingga Gol Terindah

Penampilannya yang konsisten menarik minat klub raksasa Argentina lainnya, CA Independiente. 

Di klub berjuluk El Rojo inilah Santiago Montiel menemukan panggung terbaiknya dan mencetak sejarah yang akan dikenang selamanya.

Seni Spektakuler di Tengah Panasnya Liga Argentina

Momen magis yang mengantarkan Montiel ke podium FIFA terjadi dalam laga lanjutan AFA Liga Profesional de Futbol saat CA Independiente menjamu CS Independiente Rivadavia. 

Pertandingan tersebut berlangsung ketat dan keras khas Liga Argentina. 

Skor kacamata sempat bertahan cukup lama dan membuat penonton di stadion mulai gelisah. 

Namun, kebuntuan itu pecah dengan cara yang paling tidak terduga.

Baca juga: Pelukan Vinicius untuk Xabi Alonso Jadi Sorotan, Bukti Ruang Ganti Madrid Tetap Solid

Menerima bola liar yang melambung tanggung di luar kotak penalti, Montiel tidak memilih untuk mengontrol bola atau mengopernya. 

Dengan insting yang tajam dan keberanian luar biasa, ia membalikkan badan dan melakukan tendangan salto (bicycle kick) dari jarak jauh. 

Bola meluncur deras dengan lengkungan sempurna, melewati jangkauan kiper lawan yang hanya bisa terperangah, dan bersarang di pojok gawang. 

Gol tunggal tersebut tidak hanya memastikan kemenangan tipis 1-0 untuk CA Independiente, tetapi juga menjadi viral di seluruh dunia hanya dalam hitungan menit. 

Gol tersebut bukan hanya membawa CA Independiente meraih kemenangan, tetapi menjadi sebuah karya seni yang menggabungkan kekuatan, akurasi, dan imajinasi liar seorang pesepakbola.

Baca juga: Petenis Justin Barki Sumbangkan Bonus Rp1 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera Utara

Mengalahkan Wonderkid Barcelona dan Kebanggaan Indonesia

Kemenangan Santiago Montiel di Puskas Award 2025 terasa semakin spesial jika melihat deretan pesaing yang ia singkirkan. 

Dalam daftar finalis, terdapat nama Lamine Yamal, wonderkid Barcelona yang sedang naik daun, serta gelandang bertahan Arsenal, Declan Rice, yang juga mencetak gol spektakuler. 

Montiel berhasil membuktikan bahwa dalam kategori Puskas, nama besar klub atau popularitas pemain tidak menjadi jaminan; estetika dan tingkat kesulitan gol adalah raja.

Menariknya, bagi penggemar sepak bola di tanah air, ajang Puskas tahun ini juga menyisakan rasa bangga tersendiri. 

Baca juga: Dikritik Legenda Klub, Ruben Amorim Akui Performa Manchester United Belum Maksimal

Bek andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho, turut masuk dalam jajaran nominasi berkat gol indahnya. 

Masuknya nama Rizky Ridho menjadikan dirinya pemain ASEAN kedua dalam sejarah yang berhasil menembus nominasi FIFA Puskas Award, mengikuti jejak Mohd Faiz Subri dari Malaysia yang secara fenomenal memenangkan penghargaan ini pada tahun 2016 silam. 

Meski Rizky Ridho harus mengakui keunggulan Montiel, keberadaannya di daftar elit tersebut membuktikan bahwa sepak bola Asia Tenggara mulai diperhitungkan di mata dunia. 

Pada akhirnya, tahun 2025 adalah milik Santiago Montiel, sang seniman lapangan hijau dari Argentina.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU