Selasa, 20 JANUARI 2026 • 11:45 WIB

Lisandro Martinez Tak Peduli Kritik Legenda MU Usai Redam Haaland di Derby Manchester

Author

Lisandro Martinez saat bermain di Manchester United. (REUTERS/Phil Noble)

INDOZONE.ID - Lisandro Martinez menunjukkan sikap tegas dalam menanggapi kritik para pundit yang mayoritas merupakan legenda Manchester United.

Bek asal Argentina tersebut menilai komentar di televisi adalah hal biasa, namun menurutnya tidak banyak yang berani menyampaikan kritik secara langsung.

Martinez menjadi salah satu kunci kemenangan Manchester United saat menundukkan Manchester City dengan skor 2-0 pada laga Derby Manchester, Sabtu (17/1/2026).

Dalam pertandingan tersebut, ia sukses membatasi pergerakan Erling Haaland dan membantu Setan Merah mencatatkan clean sheet ketiga mereka di Premier League musim ini.

Baca juga: Real Madrid Berambisi Ciptakan Duet Maut, Ngebet Boyong Haaland untuk Temani Mbappe

Performa Solid Martinez di Tengah Musim Sulit MU

Kemenangan atas Manchester City menjadi momen penting bagi Manchester United yang tengah menjalani musim sulit.

Di tengah performa yang naik turun, hasil positif ini juga menandai awal yang menjanjikan bagi Michael Carrick sebagai pelatih interim anyar.

Carrick ditunjuk setelah manajemen klub memecat Ruben Amorim dan sempat mempercayakan tim kepada Darren Fletcher sebagai pelatih sementara dalam dua pertandingan.

Di bawah arahan Carrick, United tampil lebih disiplin, terutama di lini pertahanan yang dikawal Martinez.

Baca juga: Trauma Cedera ACL, Bek MU Lisandro Martinez Sempat Berpikir Pensiun Dini

Sindiran Legenda MU Jelang Derby Manchester

Menjelang laga derby, Lisandro Martinez menjadi sasaran kritik dari dua legenda Manchester United, Nicky Butt dan Paul Scholes.

Dalam podcast The Good, The Bad & The Football, Butt menyebut Haaland akan dengan mudah mendominasi Martinez, bahkan menyamakan situasinya seperti menghadapi anak kecil.

Sementara itu, Paul Scholes melontarkan komentar serupa dengan mengatakan Haaland akan melempar Martinez ke gawang setelah mencetak gol. Namun, semua prediksi tersebut gagal terbukti di lapangan.

Baca juga: Paul Scholes Kritik Perekrutan Manchester United di Bawah Erik ten Hag: Pemain Baru Tak Berikan Dampak

Jawaban Martinez Soal Kritik Pundit

Lisandro Martinez saat mengawal pergerakan Erling Haaland di Derby Manchester. (REUTERS PHOTO)

Menanggapi komentar tersebut, Martinez menegaskan bahwa ia tidak terganggu dengan apa pun yang dikatakan para pundit.

“Dia bisa mengatakan apa pun yang dia mau. Jika ingin bicara langsung, dia tahu ke mana harus datang. Saya tidak peduli,” ujar Martinez.

Ia menambahkan bahwa dirinya menghormati kritik selama tujuannya untuk kebaikan klub. Namun, Martinez menilai banyak pihak lebih berani berbicara di media ketimbang secara langsung.

“Saya hanya fokus pada performa saya dan tim. Saya akan memberikan segalanya untuk Manchester United sampai hari terakhir saya,” tegasnya.

Baca juga: Paul Scholes Khawatir dengan Masa Depan Pemain MU Ini, Siapa Yaa?

Paul Scholes kemudian merespons pernyataan Martinez melalui Instagram Story pada Minggu (18/1/2026).

Ia menuliskan pesan singkat bernada bercanda, memuji penampilan Martinez dan menyinggung soal teh tanpa gula sambil menandai akun sang pemain.

Manchester United sendiri dipastikan hanya menjalani sekitar 40 pertandingan musim ini, jumlah terendah sejak musim 1914–1915.

Absennya United dari kompetisi Eropa serta kegagalan di Piala FA dan Piala Carabao membuat fokus tim sepenuhnya tertuju pada Premier League.

Sebelum derby, United hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir. Namun, performa solid dan disiplin melawan Manchester City menjadi bukti bahwa Setan Merah masih memiliki potensi untuk bangkit di sisa musim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Good, The Bad & The Football, The Athletic

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU