Rabu, 18 MARET 2026 • 11:59 WIB

Rekor Smash Tercepat Badminton Dunia Tembus 565 Km/Jam, Jauh Lebih Cepat dari F1

Author

Ilustrasi smash tercepat di badminton. (Freepik/seribustd)

INDOZONE.ID - Dalam olahraga bulu tangkis, pukulan smash adalah senjata mematikan untuk mencetak poin dengan cepat. Smash dilakukan dengan cara  mengayunkan raket dari atas kepala dan memukulnya sekuat mungkin ke arah yang sulit dijangkau lawan.

Karena dilakukan dengan tenaga penuh serta kecepatan tinggi, maka tak heran jika banyak pemain mengandalkan smash untuk mengakhiri reli dalam pertandingan.

Nah, ngomong-ngomong soal smash, di artikel ini kita akan membahas rekor smash tercepat badminton yang pernah tercatat. Simak ulasannya!

Baca juga: 7 Julukan Pemain Badminton Indonesia: Ada yang Cute hingga Bikin Lawan Gentar!

Rekor Smash Tercepat Di Dunia 

Seiring perkembangan teknologi raket dan teknik permainan, rekor smash tercepat di dunia terus mengalami peningkatan. 

Satwiksairaj Rankireddy (565 Km/Jam)

pebulu tangkis India, Satwiksairaj Rankireddy. (dok. Reuters)

Rekor smash tercepat di dunia dipegang oleh pebulutangkis asal India, Satwiksairaj Rankireddy. Dikutip dari Olympics, ia mencatat kecepatan luar biasa hingga 565 km/jam.

Rankireddy memecahkan rekor sebelumnya yang bertahan selama satu dekade dipegang oleh pebulutangkis Malaysia, Tan Boon Heong dengan kecepatan 493 km/jam pada Mei 2013.

Kecepatan pukulan smash Rankireddy sangat dahsyat, bahkan melampaui beberapa rekor kecepatan di olahraga lain, seperti:

  • Mobil Formula 1: sekitar 397,48 km/jam
  • Servis tercepat tenis: sekitar 263 km/jam

Artinya, smash badminton ini hampir mendekati dua kali lipat kecepatan servis tenis tercepat, menjadikannya salah satu pukulan tercepat dalam dunia olahraga.

Hebatnya lagi, catatan 565 km/jam milik Rankireddy menjadi smash tercepat sepanjang sejarah badminton, tanpa memandang kategori putra maupun putri.

Sementara itu, untuk kategori putri, rekor dipegang oleh pebulutangkis Malaysia, Pearly Tan, dengan kecepatan 438 km/jam.

Namun perlu dicatat, rekor ini dibuat dalam kondisi terkontrol, bukan dalam pertandingan resmi.

Rekor Smash Tercepat di Pertandingan BWF

Berbeda dengan rekor tercepat versi Guinness World Record, kini kita akan merangkum daftar smash tercepat di pertandingan resmi BWF.

Di laga kompetitif, rekor juga masih dipegang oleh Satwiksairaj Rankireddy dengan kecepatan 500 km/jam di Korea Open 2023.

Selain itu, beberapa pemain top dunia juga mencatatkan smash luar biasa di turnamen resmi, di antaranya adalah:

  • Lee Zii Jia (All England 2022): Jump smash dengan kecepatan 417 km/jam.
  • Mads Pieler Kolding (Premier Badminton League 2017): Pukulan smash mencapai 426 km/jam.
  • Viktor Axelsen (Japan Open 2015): Rekor smash 404 km/jam.
  • Fu Haifeng (Sudirman Cup 2005): Pukulan smash mencapai 332 km/jam.

Faktor yang Pengaruhi Smash Secepat Kilat

Ilustrasi melakukan smash dalam badminton. (Freepik/master1305plus)

Kecepatan smash yang luar biasa bukan hanya soal tenaga. Ada kombinasi teknik, fisika, dan teknologi yang berperan besar.

1. Momentum Lompatan (Jump)

Lompatan sangat penting saat melakukan smash karena membuat sudut pukulan jauh lebih tajam, dan merubah energi potensial menjadi energi kinetik .

Saat di udara, shuttlecock dipukul dari titik paling tinggi yang membuat pukulan lebih cepat dan lebih sulit dikembalikan.

2. Kekuatan Wrist (Pergelangan Tangan)

Badminton sangat bergantung pada kekuatan pergelangan tangan. Snap dan rotasi lengan bawah sangat membantu dalam menghasilkan percepatan ekstrem dalam waktu sangat singkat.

Baca juga: 15 Atlet Badminton Indonesia Disiapkan Berlaga di All England 2025

3. Teknologi Raket dan Senar

Selain teknik, alat yang dipakai juga menjadi pendukung lainnya untuk menghasilkan smash secepat kilat. 

Misalnya raket modern yang disematkan teknologi canggih sehingga membuat frame lebih ringan dan kuat, aerodinamika lebih baik, serta senar dengan tegangan tinggi (26–30 lbs).

Semakin tinggi tegangan senar, semakin cepat shuttlecock memantul meski kontrol jadi lebih sulit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Olympics, BWF

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU