Jumat, 20 MARET 2026 • 09:21 WIB

Gaji dan Bonus Infantino Melejit, FIFA Targetkan Pendapatan Rp224 Triliun

Author

Presiden Federasi Sepak Bola Seluruh Dunia (FIFA), Gianni Infantino. (Instagram/@gianniinfantino_)

INDOZONE.ID - Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali menikmati kenaikan pendapatan yang signifikan. 

Berdasarkan laporan keuangan terbaru yang dirilis badan sepak bola dunia itu, Kamis (19/3/2026), total paket kompensasi Infantino mencapai $6 juta (sekitar Rp98 miliar) pada tahun 2025. 

Yang menarik, bonus tahunannya melonjak 33 persen.

Gaji pokok tahunan Infantino tercatat tidak berubah, yakni 2,6 juta franc Swiss (sekitar $3,3 juta). 

Baca juga: 5 Pesepak Bola Dunia yang Memiliki Tendangan Keras dan Bikin Kiper Mati Langkah, Siapa Saja?

Namun, bonusnya naik sebesar 550.000 franc Swiss ($695.000) menjadi 2,2 juta franc Swiss ($2,78 juta). 

Dalam dua tahun sebelumnya, bonus tahunan pria asal Swiss itu berada di angka 1,65 juta franc Swiss ($2 juta).

Kenaikan bonus ini terjadi di tahun di mana FIFA untuk pertama kalinya menyelenggarakan Piala Dunia Antarklub edisi perdana selama sebulan penuh di Amerika Serikat. 

Turnamen yang didanai besar-besaran oleh Arab Saudi itu dilaporkan menyumbang sekitar $2 miliar ke kas FIFA.

Baca juga: Mengenal Senam Ketangkasan: Jenis, Gerakan Dasar, Aturan, dan Manfaatnya

Target Pendapatan Fantastis Hingga 2030

Tak hanya soal gaji bosnya, FIFA juga mempublikasikan target pendapatan yang sangat ambisius. 

Untuk periode empat tahun 2027-2030, organisasi yang bermarkas di Zurich ini memproyeksikan pendapatan mencapai $14 miliar (sekitar Rp224 triliun).

Siklus komersial empat tahun itu akan diisi oleh sejumlah turnamen besar:

  • Edisi kedua Piala Dunia Antarklub (negara tuan rumah belum ditentukan)
  • Piala Dunia Wanita 2027 di Brasil
  • Piala Dunia Pria 2030 yang akan digelar secara mega bersama Spanyol, Portugal, Maroko, plus tiga laga khusus di Argentina, Paraguay, dan Uruguay.

Baca juga: Berbagai Reaksi Pemain Senegal Setelah Gelar Juara Piala Afrika 2025 Dicabut CAF

Dari pendapatan sebesar itu, FIFA berencana mengalokasikan $2,7 miliar untuk dana pengembangan bagi 211 asosiasi anggotanya, serta badan sepak bola kontinental dan regional. 

Angka ini naik 20 persen dibanding periode empat tahun sebelumnya.

Menuju Periode Keempat Infantino

Infantino sendiri akan kembali menghadapi pemilihan ulang tahun depan. 

Jika terpilih, ia akan mengawali masa jabatan keempat yang akan memperpanjang kepresidenannya hingga 15 tahun, sampai 2031. 

Masa jabatan itu merupakan maksimum yang diizinkan statuta FIFA, di mana penerusnya nanti hanya diperbolehkan menjabat tiga periode masing-masing empat tahun.

Baca juga: Rekor Smash Tercepat Badminton Dunia Tembus 565 Km/Jam, Jauh Lebih Cepat dari F1

FIFA telah mempublikasikan rincian gaji para eksekutif puncak dan pejabat senior sebagai bagian dari reformasi transparansi yang disahkan pada hari Infantino terpilih di 2016. 

Pembayaran ditentukan oleh panel kompensasi yang ditunjuk FIFA.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Al Jazeera

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU