Senin, 15 JUNI 2026 • 17:30 WIB

Regulasi Pemain Asing Liga 1 2025/26: Antara Kualitas Kompetisi dan Nasib Talenta Muda

Author

Pesepak bola Persija Jakarta Emaxwell Souza De Lima (kiri) berselebrasi dengan Allano Brendon (kanan) seusai mencetak gol ke gawang Semen Padang. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

INDOZONE.ID - Super League atau sebelumnya dikenal BRI Liga 1 merupakan kasta tertinggi turnamen sepak bola Indonesia. Kompetisi ini tak hanya diisi oleh pemain-pemain lokal, namun juga pemain asing atau luar negeri.

Meski begitu, sebuah klub tidak diperbolehkan mengisi seluruh skuadnya dengan pemain asing. Untuk menjaga keseimbangan turnamen, I-League selaku operator resmi kompetisi membuat regulasi khusus mengenai kuota dan penggunaan pemain asing.

Dilansir dari laman resmi I-League, berikut ini regulasi terkait pemain asing yang boleh berkompetisi di Super League atau Liga 1 Indonesia.

Baca juga: Sejarah! Persib Bandung Resmi Hattrick Juara Liga 1

1. Jumlah Pemain Asing yang Dapat Didaftarkan

Berdasarkan Pasal 12 ayat 2 Regulasi Kompetisi BRI Super League 2025/26, klub peserta Liga 1 atau Super League diperbolehkan mendaftarkan hingga 11 pemain asing atau non Warga Negara Indonesia (WNI) dalam skuad mereka.

Regulasi itu juga menyebut bahwa tidak terdapat pembatasan kuota berdasarkan kewarganegaraan.

2. Wajib Ada Pemain U-23 WNI

Merujuk pada Pasal 44 ayat 3, klub wajib memainkan minimal 1 (satu) pemain U-23 Warga Negara Indonesia dalam starting XI dengan durasi bermain minimum 45 menit pada setiap pertandingan. 

Regulasi teknis mengenai pemain U-23 diatur lebih lanjut dalam Lampiran 4 Regulasi Kompetisi BRI Super League 2025/26.

3. Penggunaan Pemain Asing dalam Pertandingan

Berdasarkan Pasal 44 ayat 6, klub dapat menurunkan maksimal 7 (tujuh) pemain asing dalam starting XI.
Selain itu, 2 (dua) pemain asing lainnya dapat didaftarkan sebagai pemain cadangan, dengan ketentuan bahwa jumlah pemain asing yang berada di lapangan tidak boleh melebihi 7 (tujuh) pemain pada waktu yang bersamaan.

Bagaimana Jika Klub Melanggar?

Dalam regulasi yang berlaku, I.League menegaskan bahwa tanggung jawab atas penetapan dan penggunaan pemain sepenuhnya berada di tangan masing-masing klub. 

Jika terbukti melanggar ketentuan yang ditetapkan, klub dapat dijatuhi hukuman kekalahan dengan skor 0-3 sebagaimana diatur dalam regulasi resmi PSSI.

Dampak Kehadiran Pemain Asing

Kehadiran pemain asing di kompetisi sepak bola Tanah Air memberikan dua dampak sekaligus, yakni positif dan negatif untuk para pemain lokal.

Dampak Positif

  • Intensitas Permainan Meningkat: Kehadiran pemain dari Brasil, Eropa atau Afrika membuat tempo pertandingan dan kualitas taktik cenderung meningkat.
  • Klub Lebih Kompetitif di Asia: Tambahan pemain asing memungkinkan rotasi pemain lebih baik sepanjang musim.
  • Transfer Pengetahuan: Dengan kehadiran pemain asing, pemain lokal kita bisa menimba ilmu secara langsung setiap hari di sesi latihan.

Baca juga: Arsenal Kalahkan West Ham 1-0, Selangkah Lagi Raih Gelar Liga Inggris

Dampak Negatif

  • Menit Bermain Pemain Lokal Berkurang: Semakin banyak pemain asing yang dimainkan, semakin ketat persaingan bagi pemain lokal untuk masuk tim utama.
  • Pengembangan Talenta Muda Bisa Terhambat: Pemain lokal berisiko kehilangan kesempatan dan tak dapat mengembangkan bakatnya jika klub selalu bergantung pada pemain asing.
  • Ketimpangan Finansial Antarklub: Klub dengan finansial kuat akan lebih mudah merekrut pemain asing berkualitas dibanding klub yang memiliki anggaran terbatas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: I-League

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU