Beda Tangis Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Serupa tapi Tak Sama
INDOZONE.ID - Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sama-sama meneteskan air mata di Piala Dunia 2026. Akan tetapi, tangis dua megabintang sepak bola dunia itu berbeda makna.
Ronaldo dan Messi dianggap telah memasuki masa akhir dari karier panjangnya di dunia sepak bola. Dengan umur yang terhitung uzur sebagai atlet, Ronaldo (41 tahun) dan Messi (39 tahun) diprediksi tidak lama lagi akan gantung sepatu.
Dengan segudang prestasi yang telah diraih, Piala Dunia 2026 diyakini jadi panggung terakhir bagi mereka di turnamen akbar empat tahunan ini.
Sayangnya, dua megabintang sepak bola itu justru meraih nasib berbeda di turnamen akbar empat tahun ini.
Baca juga: Daftar Tim Lolos ke Perempatfinal Piala Dunia 2026, Lengkap dengan Jadwal Pertandingannya
Cristiano Ronaldo Gugur, Lionel Messi Melaju ke Perempat Final
Megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, menangis usai pertandingan kontra Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Berharap menang dan lolos ke perempat final, Portugal justru kalah dramatis 0-1 karena gol pada menit akhir di Stadion Dallas, Arlington, Amerika Serikat (AS), Selasa 7 Juli 2026.
Sepanjang pertandingan, Spanyol menorehkan 56 persen penguasaan bola yang membuahkan 15 tembakan. Sebanyak enam tembakan Spanyol tepat mengarah ke gawang Portugal, salah satunya gol Mikel Merino (90+1).
Portugal hanya mencatatkan 10 tembakan yang tiga di antaranya tepat sasaran, tanpa membuahkan sebiji gol pun.
Alhasil, La Furia Roja pun tersenyum di akhir pertandingan setelah mampu mengalahkan sekaligus menyingkirkan Portugal.
Ronaldo berusaha tegar usai lagi, tapi air matanya tetap jatuh. Sebab, ia telah mendeklarasikan bahwa Piala Dunia 2026 akan jadi keikutsertaan terakhirnya.
“Itulah kehidupan seseorang pesepak bola. Terkadang kita menang, terkadang kita kalah dan kita harus terus maju. Faktanya, ini adalah Piala Dunia terakhir saya, dan sekarang saya akan punya waktu bersama keluarga agar tidak mengambil keputusan dalam keadaan emosional sesaat,” kata Ronaldo ke SprotTV, dikutip dari FIFA, Rabu (8/7/2026).
Saat Ronaldo mengubur mimpi menjuarai Piala Dunia untuk pertama kali, Messi membuka peluang mempertahankan gelar juara.
Messi dan Argentina lolos ke perempat final meski harus berdarah-darah saat bersua Mesir di Stadion Atlanta, Atlanta, AS, Selasa 7 Juli 2026. Argentina yang diunggulkan, justru tertinggal lebih dulu karena gol Yasser Ibrahim (15’) dan Mostafa Ziko (67’).
Namun, Argentina menunjukkan mental juaranya. Cristian Romero (79’), Messi (83’), dan Enzo Fernandez (90+3’) membawa Argentina menang dramatis 3-2 atas Mesir.
Setelah pertandingan, Messi menangis karena frustrasi atas performanya sendiri. Bagaimana tidak, Messi jadi eksekutor penalti pada menit 21 tapi gagal mencetak gol.
Messi pun mencetak rekor buruk karena gagal mencetak gol dari titik putih untuk keempat kalinya, dari delapan kesempatan di Piala Dunia selain adu penalti.
Baca juga: Maaf Cristiano Ronaldo, Lionel Messi Bawa Argentina Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
“Saya sangat frustrasi dengan semua yang terjadi di pertandingan hari ini, terutama setelah gagal mencetak gol dari titik penalti,” kata Messi, dikutip dari The Sun.
“Jika saya mencetak gol, itu akan mengubah dinamika permainan permainan. Sebenarnya, kami bermain bagus meski kebobolan gol,” jelasnya.
Sementara itu, kemenangan dramatis ini mengantarkan Messi dan kolega mengamankan tiket perempat final.
La Albiceleste membuka peluang untuk mempertahankan gelar juara yang mereka raih empat tahun lalu. Menurut kamu, apakah Messi dan Argentina mampu jadi juara Piala Dunia berturut-turut?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA, The Sun, Amatan