Selasa, 28 JULI 2026 • 17:05 WIB

Al Nassr Dilanda Krisis Keuangan, Utang Tembus Rp3,85 Triliun, Gimana Nasib Ronaldo?

Author

Striker Al-Nassr, Cristiano Ronaldo. (REUTERS/Stringer)

INDOZONE.ID - Klub raksasa Liga Pro Arab Saudi, Al Nassr, kabarnya sedang dilanda krisis keuangan serius. Saat ini, total utang Al Nassr disebut mencapai 800 juta riyal Saudi atau sekitar Rp3,85 triliun.

Kondisi ini memaksa Public Investment Fund (PIF) selaku pemilik mayoritas mengambil alih pengawasan dan memberlakukan larangan transfer pemain.

Menurut laporan Al-Riyadiah, penyebab membengkaknya utang ini karena sejumlah keputusan finansial yang dinilai kurang efektif sepanjang musim lalu.

Baca juga: Siap Debut di Dunia Hiburan, Cristiano Ronaldo Bintangi Serial Drama 'Day 1s'!

Situasi ini membuat klub yang dibela Cristiano Ronaldo itu kini berada di bawah pengawasan ketat Liga Pro Arab Saudi. Dalam upaya menghentikan penambahan utang, PIF menerapkan langkah-langkah darurat, termasuk membatasi kewenangan dewan direksi dalam mengambil keputusan.

Salah satu dampak langsungnya adalah Al Nassr dilarang merekrut pemain baru. Larangan itu baru akan dicabut apabila klub mampu membuktikan memiliki dana yang cukup, baik dari sponsor maupun sumber pendapatan lainnya.

PIF Siapkan Langkah Penyelamatan

Laporan Goal menyebut rencana restrukturisasi yang disusun PIF berfokus pada tiga langkah utama.

Pertama, kewenangan pengelolaan keuangan manajemen saat ini akan dibatasi secara ketat guna mencegah pengeluaran yang tidak diperlukan.

Kedua, PIF akan menunjuk tim penasihat independen di bidang keuangan, komersial, dan hukum. Mereka bertugas mencari cara untuk meningkatkan pendapatan klub, menekan biaya operasional, sekaligus menyusun strategi jangka panjang agar kondisi keuangan Al Nassr kembali sehat.

Ketiga, PIF juga membuka peluang perubahan struktur kepemilikan klub. Saat ini, dana investasi milik pemerintah Arab Saudi tersebut sedang meninjau dua tawaran serius dari calon investor, dengan opsi yang paling dipertimbangkan adalah melepas sebagian kecil saham Al Nassr.

Sumber internal menyebut seluruh langkah tersebut bertujuan untuk menjaga nilai finansial, basis suporter, serta nilai komersial klub, mencegah utang semakin membengkak, sekaligus memastikan tata kelola Al Nassr sesuai dengan aturan yang berlaku.

Regulasi tersebut tidak hanya diawasi di tingkat domestik, tetapi juga berada di bawah pengawasan FIFA dan organisasi sepak bola internasional lainnya yang mengatur klub-klub milik PIF.

Sebagai pemilik beberapa klub Liga Pro Arab Saudi, PIF juga diwajibkan membagi dukungan finansial secara adil kepada seluruh klub di bawah naungannya dan tidak boleh melakukan intervensi langsung terhadap keputusan profesional masing-masing tim.

Gimana Nasib Cristiano Ronaldo?

Momen Cristiano Ronaldo menangis usai tersingkir dari Piala Dunia 2026. (Instagram/@fabriziorom)

Krisis keuangan ini menimbulkan pertanyaan terkait nasib megabintang klub, Cristiano Ronaldo.

Sejak bergabung pada akhir 2022, kapten Timnas Portugal itu berperan besar dalam meningkatkan popularitas Liga Pro Arab Saudi di mata dunia sekaligus mendongkrak nilai komersial Al Nassr.

Namun di sisi lain, gaji dan berbagai fasilitas ekslusif yang diberikan Al Nassr kepada Ronaldo menjadikan proyek perekrutannya sebagai investasi termahal dalam sejarah klub.

Pada 2025, Ronaldo dilaporkan menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun dengan nilai mencapai 676 juta dolar AS, belum termasuk berbagai keuntungan dan fasilitas lainnya.

Dengan kondisi keuangan yang sedang bermasalah serta larangan merekrut pemain baru, manajemen Al Nassr kini harus mempertimbangkan langkah terbaik demi masa depan klub.

Baca juga: 6 Momen Paling Ikonik di Piala Dunia 2026, Tangis Ronaldo hingga Spanyol Jadi Juara

Apakah mereka akan tetap mempertahankan kontrak  fantastis Ronaldo atau mengalihkan sebagian anggaran tersebut untuk membangun kembali skuad sekaligus memperbaiki kondisi finansial klub?

Kita tunggu saja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: VN Express

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU