INDOZONE.ID - Manchester City dikabarkan mulai mempertimbangkan langkah hukum terhadap Real Madrid. Penyebabnya adalah klaim calon presiden Madrid, Enrique Riquelme, yang menyebut Erling Haaland setuju gabung Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2026.
Diketahui, persaingan perebutan tahta presiden Real Madrid antara Enrique Riquelme dengan Florentino Perez makin memanas.
Riquelme bahkan melakukan langkah gila dengan keinginannya mendatangkan Erling Haaland dari Manchester City jika terpilih jadi Presiden Real Madrid.
Demi ambisinya itu, pengusaha berusia 37 tahun itu membuat blunder dalam wawancara bersama stasiun TV Spanyol, dengan mengklaim bahwa penyerang Timnas Norwegia itu setuju gabung dengan Real Madrid.
Baca juga: Jangan Salah Pilih! Begini Cara Menentukan Ukuran Rangka Sepeda Sesuai Tinggi Badan
"Jika saya mengingkari janji saya terkait salah satu dari pemain ini, saya telah menandatangani jaminan di mana saya akan membayar 100 persen biaya keanggotaan untuk musim depan. Haaland memiliki klausul pelepasan, dan dia ingin datang ke Madrid," ujar Enrique Riquelme dalam wawancaranya bersama stasiun televisi Spanyol, dikutip dari ESPN, Kamis (4/6/2026).
Tak lama, sang ayah Alf-Inge Haaland dan agennya Rafaela Pimenta membantah kabar penyerang berusia 25 tahun itu yang mencapai kesepakatam dengan Real Madrid. Mereka menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.
Akibat blunder Riquelme tersebut, Manchester City siap membawa Real Madrid ke jalur hukum. Hal itu diungkapkan Fabrizio Romano melalui akun Instagramnya, Kamis (4/6/2026).
"Manchester City mempertimbangkan untuk melakukan tindakan hukum setelah klaim Real Madrid soal Erling Haaland," cuit Fabrizio Romano dalam akun Instagram-nya.
Baca juga: Manchester City Ajukan Tawaran untuk Elliot Anderson, Nottingham Forest Minta Rp2,4 Triliun
Setelah pihak Haaland melakukan klarifikasi soal klaim Riquelme, Manchester City juga membantah kabar tersebut sehingga mulai mempertimbangkan kasus ini ke jalur hukum.
"Kisah-kisah yang muncul dari Spanyol mengenai masa depan Erling Haaland tidak benar. Tidak ada kesempatan untuk terjadi, tidak ada klausul kontrak untuk memungkinkannya pergi," bunyi pernyataan resmi Manchester City, dikutip dari akun Instagram Fabrizio Romano.
"Kami akan mempertimbangkan tindakan hukum untuk penggunaan gambar pemain kami dalam konteks ini," imbuhnya.
Diketahui, Erling Haaland masih memiliki kontrak bersama Manchester City hingga 2034 mendatang sehingga hal tersebut tidak memungkinkan The Citizens untuk melepas pemainnya begitu saja.
Sementara itu, Riquelme juga mengklaim Rodri bisa didatangkan jika terpilih sebagai presiden Real Madrid. Apalagi, kontrak Rodri bersama City menyisakan satu tahun lagi.
Menurut kamu, Madrid sungguh mampu mendatangkan Haaland dan Rodri jika Riquelme terpilih sebagai presiden baru?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN, Instagram @fabriziorom