Pep Guardiola dan Erling Haaland. (REUTERS/Phil Noble)
INDOZONE.ID - Penyerang Manchester City, Erling Haaland berjanji bahwa timnya akan terus berjuang untuk memenangkan segalanya setelah kepergian Pep Guardiola.
Diketahui, Pep Guardiola telah mengakhiri masa baktinya selama 10 tahun yang penuh dengan kesuksesan sebagai pelatih Manchester City dalam acara parade bus. Dalam momen perayaan perpisahan itu, sebanyak 20 trofi pencapaian Guardiola turut dipamerkan.
Acara tersebut diselenggarakan untuk merayakan keberhasilan meraih dua trofi domestik, serta keberhasilan tim wanita yang menjuarai Women Super League (WSL) dan juga keberhasilan tim muda City dalam menjuarai FA Youth Cup.
Kendati begitu, sebanyak 19.000 orang yang memadati arena dan ribuan penggemar lainnya yang berada di luar sama-sama ingin mengucapkan salam perpisahan dengan Pep Guardiola, serta dua pemain City yang akan hengkang musim panas ini yakni John Stones dan Bernardo Silva.
Perpisahan Pep Guardiola bersama Manchester City. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Acara itu juga turut dihadiri legenda dan mantan pemain Manchester City, seperti pelatih Bayern dan mantan kapten City, Vincent Kompany, Ederson, Fernandinho dan Jack Grealish.
Selama 10 tahun kariernya sebagai pelatih City, Guardiola telah memenangkan total 20 trofi. Akan tetapi, Erling Haaland dalam wawancaranya memastikan bahwa kesuksesan Manchester City akan tetap berlanjut meskipun tanpa kehadiran Pep Guardiola.
"Musim ini penuh dengan pasang surut, tetapi kami akan terus berusaha dan berjuang untuk memenangkan trofi terbesar yang bisa kami raih," ujar Erling Haaland dalam wawancaranya yang dilansir dari ESPN pada Selasa (26/5/2026).
"Itulah yang ingin kami menangkan dan kami berjuang untuk memenangkan semuanya lagi. Merupakan suatu kehormatan untuk bermain bersama Bernardo dan John, dan tentu saja untuk Pep," tutur penyerang 25 tahun itu melanjutkan.
Baca juga: Antonio Conte Tegaskan Belum Ada Kesepakatan untuk Latih Timnas Italia
Erling Haaland mengatakan bahwa perjalanan City di era Pep Guardiola sangatlah luar biasa. Meski begitu, ia menegaskan timnya akan berusaha keras untuk mengulangi kesuksesan tersebut meskipun tanpa kehadiran Pep Guardiola, John Stones dan Bernardo Silva.
"Ini merupakan perjalanan yang luar biasa, tetapi kita perlu terus berjuang dan berusaha bahkan tanpa mereka. Sekarang saatnya untuk merayakan mereka, dan mereka benar-benar legenda klub ini.," ujar Haaland menutup wawancara.
Sementara itu, Pep Guardiola akhirnya berpidato saat berada di arena utama pada acara Co-op Live. Dalam pidatonya, Guardiola berterima kasih banyak kepada semua orang yang telah mendukungnya selama menangani Manchester City. Tak hanya itu, ia juga merasakan adanya ikatan yang dimiliki klub.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN