Ruben Amorim bersama Viktor Gyokeres (Instagram/@viktorgyokeres)
INDOZONE.ID - Viktor Gyokeres menyampaikan rasa terima kasih kepada mantan pelatihnya di Sporting Lisbon yang kini membesut Manchester United, Ruben Amorim. Rasa terima kasih itu diungkapkan Gyokerers di tengah proses kepindahannya ke Arsenal yang hampir rampung.
Penyerang berusia 27 tahun itu dikabarkan tinggal selangkah lagi akan bergabung dengan Arsenal. Klub asal London Utara tersebut dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Sporting Lisbon senilai total €80 juta.
Nilai tersebut terdiri atas €65 juta sebagai biaya transfer utama, ditambah €15 juta dalam bentuk bonus yang disepakati bersama.
Gyokeres memang menjadi salah satu pemain yang sering menjadi perbincangan di bursa transfer musim panas 2025.
Baca juga: Demi Gabung Arsenal, Viktor Gyokeres Rela Gajinya Dipotong
Beberapa klub besar di Eropa, seperti Juventus, Chelsea, dan Manchester United, juga disebut ikut memburu tanda tangan pemain Timnas Swedia itu. Akan tetapi, Arsenal kini berada di posisi terdepan dalam perburuan ini.
Manchester United sempat menjadi yang terdepan dalam proses negosiasi, terutama karena faktor kedekatan antara Gyokeres dan Ruben Amorim.
Meski begitu, Man United tidak bisa menjanjikan tiket ke Liga Champions musim depan yang diyakini menjadi salah satu alasan mengapa Gyokeres lebih memilih pindah ke Arsenal.
Selebrasi Viktor Gyokeres di Sporting CP (Instagram/@viktorgyokeres)
Ruben Amorim bukanlah sosok asing bagi Gyokeres. Keduanya bekerja sama di Sporting Lisbon sejak awal kedatangan Gyokeres.
Dalam wawancaranya bersama France Football, Gyokeres mengaku, bahwa sejak awal kedatangannya di Sporting Lisbon, telah merasa sangat nyaman berada di Portugal. Lalu, ia pun makin berkembang pesat di bawah arahan Amorim.
Baca juga: Ruben Amorim Tolak Dokumenter Amazon Prime Video di Manchester United: Ganggu Persiapan Tim
Selama masa baktinya, Gyokeres membantu Sporting Lisbon meraih dua gelar Liga Portugal secara beruntun, sebuah pencapaian bersejarah yang belum pernah terjadi dalam lebih dari tujuh dekade.
Gyokeres menegaskan, bahwa keberhasilannya tidak lepas dari peran besar sang pelatih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: France Football