Thom Haye bela Timnas Indonesia. (Instagram/@thomhaye)
INDOZONE.ID - Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, resmi bergabung ke Persib Bandung pada bursa transfer musim panas 2025.
Keputusan Thom Haye main di Persib dapat kritik dari beberapa pihak. Sebab, ia dinilai terlalu dini untuk bermain di Super League karena baru berumur 30 tahun.
Thom Haye bela Timnas Indonesia. (Instagram/@thomhaye)
Dari kacamata mereka, Thom Haye masih punya kapasitas untuk bermain di sepak bola Eropa. Pemain berumur 30 tahun itu sebelumnya lebih banyak menghabiskan karier di kompetisi Belanda.
Klub terakhir Thom Haye di Belanda adalah Almere City yang degradasi dari kasta tertinggi sepak bola Belanda pada musim 2025/2026. Tampil 30 kali pada musim lalu, ia menorehkan dua assist.
Setelah lepas dari Almere City, masa depan Thom Haye jadi perbincangan hangat karena tak kunjung dapat klub baru. Akan tetapi, ia kini telah memutuskan untuk membela Persib.
Baca juga: Thom Haye Putuskan Gabung Persib, Apakah Penurunan Karier?
Keputusan pemain keturunan Indonesia-Belanda itu memilih Perisb, dibela oleh mantan juru taktik Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan.
Menurut pelatih dengan sapaan RD itu, keputusan Thom Haye tentu sudah dipertimbangkan dengan matang.
“Itu satu pilihan menurut saya karena Thom Haye juga, mungkin, dia melihat usianya. Lalu, kemudian mengambil keputusan seperti itu. Jadi, menurut saya dia mengambil sesuatu hal yang menurut dia rasakan itu tidak salah,” kata Rahmad saat ditemui wartawan di Jakarta, Rabu.
Perihal level kompetisi di Indonesia lebih rendah daripada Eropa, RD menilai itu dapat diatasi Thom Haye dengan tampil maksimal dalam setiap pertandingan.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Rekrut Thom haye: Wilujeng Sumping!
“Soal kompetisinya apakah merasa lebih rendah atau tinggi, itu akan bisa diantisipasi dengan dia menampilkan permainan yang maksimal di setiap pertandingan. Jadi, tidak ada salah untuk Thom Haye bermain di sini (Indonesia),” jelasnya.
Di persib, Thom Haye menerima kontrak berdurasi dua tahun. Kehadirannya memperkaya opsi lini tengah Pelatih Bojan Honda yang sebelumnya sudah memiliki Marc Klok, Dedi Kusnandar, Adam Alis, dan Luciano Guaycochea.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA