Pelatih Liverpool, Arne Slot, dalam pertandingan kontra Atletico Madrid. (Reuters/Andrew Boyers)
INDOZONE.ID - Liverpool belum terkalahkan pada musim 2025/2026. Teranyar, mereka menang dramatis 3-2 atas Atletico Madrid di Liga Champions musim ini.
Uniknya, kemenangan Liverpool kembali dipastikan pada menit-menit akhir. Ya, klub asuhan Arne Slot tersebut suka sekali memastikan kemenangan dengan gol-gol dramatis.
Tak ayal, fans Liverpool kerap dibikin deg-degan oleh permainan Liverpool. Bagaimana tidak, Liverpool hampir selalu unggul sebelum disamakan lawan, lalu menang jelang pertandingan berakhir!
Berapa kali Liverpool meraih kemenangan dramatis pada musim ini? Hingga lima pertandingan yang dilakoni, The Reds memenangkan semuanya dengan gol kemenangan di atas menit 83.
Baca juga: Diego Simeone soal Kartu Merah yang Diterima saat Laga Lawan Liverpool: Saya Dihina Selama 90 Menit!
Fakta Liverpool memenangkan lima pertandingan awal musim ini pada menit-menit akhir, ibarat sebuah hobi.
Namun, apakah hobi tersebut pertanda mental juara atau justru menunjukkan kerapuhan pertahanan Liverpool?
Liverpool telah mengalahkan Bournemouth 4-2, Newcastle United 3-2, Arsenal 1-0, dan Burnley 1-0 di Liga Inggris alias Premier League. Lalu, mereka menaklukkan Atletico 3-2 di fase liga turnamen terelite antarklub Eropa.
Berkaca dari lima pertandingan tersebut, Liverpool selalu unggul lebih dulu atas lawan-lawan mereka. Bahkan, untuk pertandingan kontra Arsenal dan Burnley, Liverpool mencetak gol tunggal yang menentukan tiga poin.
Namun, saat melawan Bournemouth, Newcastle, dan Atletico, Liverpool yang unggul lebih dulu, justru gagal mempertahankan keunggulan.
Baca juga: Florian Wirtz Belum Tunjukkan Potensi Terbaiknya di Liverpool, Ini Kata Arne Slot
Bahkan, Liverpool unggul dua gol lebih dulu, tapi kesulitan untuk membunuh pertandingan lebih dini dengan gol ketiga.
Akibatnya? Bournemouth, Newcastle, dan Atletico bisa menyamakan kedudukan sehingga membuat fans Liverpool deg-dengan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: 433, Analisis Redaksi