INDOZONE.ID - Kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 mengecewakan seluruh publik sepak bola Tanah Air. Bagaimana tidak, Timnas Indonesia cuma berjarak dua kemenangan lagi, untuk tampil pertama kali di Piala Dunia sejak edisi 1938.
Namun, mimpi seluruh rakyat Indonesia buyar di Grup B, Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi dan takluk 0-1 oleh Irak.
Kekecewan publik sepak bola Tanah Air, pun tertuang di media sosial (medsos), terutama kepada Patrick Kluivert yang menggantikan Shin Tae-yong (STY) sejak awal tahun ini sebagai juru taktik Timnas Indonesia.
Ujungnya, PSSI pun mengambil langkah tegas dengan memecat Kluivert dan tim kepelatihannya yang berasal dari Belanda. Pemecatan yang dapat dimaklumi, menilik kegagalan Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia sebelum lawan Arab Saudi. (Instagram/@kevindiks2)
Sementara itu, kekecewaan para fans Timnas Indonesia kepada Kluivert pun dipahami oleh legenda Inter Milan dan Timnas Belanda, Wesley Sneijder. Pasalnya, Timnas Indonesia kembali harus menunggu hingga Piala Dunia 2030.
"Ya mereka (suporter Timnas Indonesia) bereaksi dengan emosi. Ada ekspektasi besar karena kami datang dengan nama besar dan pendekatan profesional. Tetapi ketika hasilnya tidak langsung datang, reaksi emosional muncul cepat sekali. Tapi mungkin mereka sama juga berpikir 4 tahun lagi terlalu lama?" ujar Wesley Sneijder, dikutip dari Ziggo Sports, Kamis (23/10/2025).
Baca juga: Tim Angkat Berat Indonesia Gagal Raih Juara di World Para Powerlifting Championship 2025 Mesir
"Orang-orang berpikir ingin cepat, mereka tidak mau menunggu. Sekarang dengan format 48 negara di Piala Dunia, peluang memang lebih besar. Mereka akan melakukan segala cara untuk mencapainya, tapi kalau gagal tentu saja mengecewakan," tutur mantan pemain Ajax Amsterdam itu.
Kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia, jadi tamparan kuat yang menegaskan, bahwa Skuad Garuda belum siap bersaing di level dunia.
Dari kegagalan ini, PSSI wajib berbenah. Diharapkan, selain mengandalkan para pemain keturunan, PSSI juga meningkatkan kualitas grassroot dan sistem pembinaan usia muda.
Jadi, Timnas Indonesia di masa depan punya kapasitas untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dunia. Jika mampu melakukannya, main di Piala Dunia bukan lagi mimpi yang sulit terwujud.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ziggo Sports