Radja Nainggolan, legenda Bhayangkara FC, dikabarkan bakal hengkang dari klub Indonesia tersebut untuk bergabung dengan Raja Casablanca. (Instagram/@radja_nainggolan_l4)
INDOZONE.ID - Mantan bintang Timnas Belgia, Radja Nainggolan, mengaku sangat terharu dengan sambutan luar biasa yang selalu didapatkan dari masyarakat Indonesia.
Ia bahkan menyebut tidak akan ragu untuk membela Timnas Indonesia sebelum memutuskan bermain untuk Timnas Belgia, sebagai bentuk penghargaan atas dukungan yang dirasakan.
Dalam sebuah wawancara santai bersama Junior Vertongen di kanal YouTube milik sang pembawa acara, Radja ditanya lebih memilih membela Indonesia atau Belgia.
Dengan nada yakin dan penuh keyakinan, Radja menjawab tanpa pikir panjang.
“Tentu saja saya akan memilih Indonesia. Bukan berarti saya tidak mencintai Belgia, karena saya selalu mengikuti perkembangan tim nasional mereka, termasuk dari level junior,” ujar Radja.
“Namun, ketika berbicara soal penghormatan dan apresiasi yang saya terima, Indonesia jelas luar biasa. Jadi, kalau harus memilih, saya akan pilih Indonesia, 100 persen,” tambahnya.
Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian para penggemar sepak bola Indonesia.
Banyak yang merasa bangga karena Radja, sosok yang pernah bersinar di Serie A Italia, menunjukkan rasa hormat dan kecintaan mendalam terhadap tanah leluhurnya.
Radja Nainggolan dikenal sebagai salah satu pemain keturunan Indonesia paling sukses di Eropa. Nama belakang Nainggolan yang berasal dari marga Batak membuat masyarakat Indonesia merasa bangga setiap kali namanya disebut di pertandingan Serie A.
Sejak usia muda, karier Radja sudah mencuri perhatian. Pada usia 21 tahun, ia mendapat panggilan dari Timnas Belgia, negara tempat ia lahir dan meniti karier profesional.
Keputusan itu otomatis menutup peluangnya untuk membela Timnas Indonesia, meski darah keturunan Nusantara mengalir dalam dirinya.
Nainggolan pernah memperkuat beberapa klub top Italia seperti AS Roma dan Inter Milan. Penampilan konsistennya membuat ia masuk dalam Tim Terbaik Serie A selama empat musim berturut-turut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube: Junior Vertongen