Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen saat bermain di Timnas Indonesia. (Dok. PSSI)
INDOZONE.ID - Legenda sepak bola berdarah Batak-Belgia, Radja Nainggolan, menyoroti perubahan yang dialami Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen, sejak mereka memilih membela Timnas Indonesia.
Ketiganya memang memiliki kesamaan, yaitu darah Indonesia yang mengalir dalam tubuh masing-masing. Meski begitu, perjalanan karier mereka mengambil arah berbeda.
Radja memilih membela Timnas Belgia yang membesarkan namanya di Eropa, sedangkan Sandy dan Ragnar mantap mengenakan seragam Merah Putih untuk berjuang bersama Timnas Indonesia.
Baca juga: Belum Ada Nama, PSSI Baru Akan Umumkan Pelatih Timnas Indonesia Sebelum FIFA Matchday Maret 2026
Radja menyadari, bahwa kondisi sepak bola Indonesia saat ini jauh berbeda ketimbang eranya dulu. Saat ia masih aktif bermain, naturalisasi pemain keturunan belum sepopuler sekarang.
Kini, PSSI meyakinkan sejumlah pemain yang berkarier di Eropa, termasuk Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen, untuk bergabung memperkuat Timnas Indonesia.
Baca juga: Pernah Satu Tim di Belanda U-17, Nathan Ake Kenang Kebersamaannya dengan Thom Haye dan Sandy Walsh
Langkah ini menjadi bukti keseriusan PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia, dengan memanfaatkan potensi pemain berdarah Indonesia yang tersebar di berbagai negara Eropa.
Perubahan ini juga menunjukkan, betapa besarnya daya tarik Timnas Indonesia di mata para pemain keturunan.
Koreografi suporter Timnas Indonesia saat laga kontra Bahrain. (INDOZONE/Victor Median)
Dalam wawancara bersama Junior Vertongen, Radja membahas bagaimana kehadiran pemain keturunan seperti Sandy dan Ragnar membawa dampak besar di Timnas Indonesia.
“Kalau melihat Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen, sebenarnya mereka pemain yang biasa saja. Tapi di Indonesia, mereka sangat dihormati,” ujar Radja Nainggolan.
Menurut Radja, dukungan luar biasa dari fans Indonesia terlihat jelas, terutama di media sosial.
Baca juga: Penyebab Ragnar Oratmangoen Gagal Bela Timnas Indonesia Lawan China & Jepang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube: Junior Vertongen