Italia dibantai 1-4 oleh Norwegia. (REUTERS/Alessandro Garofalo)
INDOZONE.ID - Para pendukung Italia yang kecewa mulai beranjak meninggalkan San Siro setelah menyaksikan tim nasional mereka dipermalukan Norwegia dengan skor 4-1 pada Minggu (16/11/2025).
Kekalahan ini bukan hanya mengecewakan, tetapi juga membuat Italia terpaksa menempuh jalur playoff Piala Dunia 2026, babak yang dipastikan akan membawa tekanan lebih besar.
Italia sebenarnya membutuhkan kemenangan besar dengan selisih sembilan gol untuk menyalip Norwegia di klasemen Grup I dan mengamankan tiket langsung ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Misi sulit itu sejak awal tampak mustahil, dan nyatanya Azzurri bahkan tidak mampu meraih kemenangan hiburan pada pertandingan terakhir kualifikasi ini.
Baca juga: Tak Terkalahkan di Babak Kualifikasi, Ujian Timnas Inggris Sesungguhnya Menanti di Piala Dunia 2026
Italia yang pernah empat kali menjadi juara piala dunia, kini harus berjibaku di babak playoff pada Maret mendatang.
Situasi ini semakin menambah kecemasan, mengingat Italia juga tersingkir di dua edisi piala dunia sebelumnya di Rusia dan Qatar, setelah gagal di babak playoff.
“Akan sangat menyedihkan jika Italia kembali absen untuk ketiga kalinya. Nyaris lima kali beruntun, karena pada 2010 dan 2014 kami bahkan tidak lolos dari fase grup,” ujar Luca Raggi, pengamat sepak bola Italia berusia 54 tahun.
Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso. (REUTERS/Alessandro Garofalo)
Kekhawatiran para suporter sejatinya sudah tampak sejak kekalahan 3-0 dari Norwegia pada Juni lalu, sebuah hasil yang memicu pergantian pelatih dari Luciano Spalletti ke Gennaro Gattuso.
Meski perubahan tersebut diharapkan membawa angin segar, performa Italia masih tampil tidak konsisten.
Baca juga: Ini Kata Gattuso usai Italia Dibantai 1-4 Norwegia
Para penggemar yang pernah menyaksikan kejayaan Italia pada final Piala Dunia 1982, 1994, dan 2006 kini menyuarakan kegelisahan.
Mereka menilai Azzurri minim pemain bintang, kecuali Gianluigi Donnarumma yang masih menjadi andalan di bawah mistar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters