Andy Robertson. (REUTERS/RUSSELL CHEYNE)
INDOZONE.ID - Kapten Skotlandia, Andy Robertson beri penghormatan emosional kepada mendiang Diogo Jota dalam wawancaranya usai membawa negaranya ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998 lalu.
Diketahui, pada laga yang digelar di Hampden Park, Skotlandia berhasil meraih kemenangan 4-2 atas Denmark, yang mana keempat gol tim besutan Steve Clarke itu dicetak melalui gol salto Scott McTominay (3'), Lawrence Shankland (78') serta dua gol dramatis menit akhir yang dicetak Kieran Tierney dan Kenny McLean yang masing-masing dicetak pada menit ke-90+3 dan juga 90+9.
Robertson yang berusia 31 tahun dipastikan akan jadi kapten Skotlandia di putaran final Piala Dunia jika ia tidak cedera. Namun, setelah pertandingan berakhir, Robertson menceritakan kenangannya dengan mendiang Diogo Jota yang selalu berbagi harapannya untuk bisa bermain di Piala Dunia saat keduanya masih sama-sama perkuat Liverpool.
"Berbeda? Kurasa aku menyembunyikannya dengan baik, tapi hari ini aku berantakan. Aku tahu di usiaku sekarang, ini mungkin kesempatan terakhirku di Piala Dunia. Aku tak bisa melupakan sahabatku, Diogo Jota, hari ini," ujar Andy Robertson dalam wawancaranya seusai pertandingan yang dikutip dari Daily Mail pada Selasa (19/11/2025).
Baca juga: Sepak Bola Malaysia Diujung Tanduk, FIFA Lakukan Investigasi Resmi ke FAM Perihal Pemalsuan Dokumen
Kebersamaan Andy Robertson dengan mendiang Diogo Jota (Instagram @andrewrobertson94)
"Kami banyak mengobrol tentang Piala Dunia. Dia absen di Qatar karena cedera, sementara saya absen karena Skotlandia tidak pernah ikut. Kami selalu membahas bagaimana rasanya pergi ke Piala Dunia ini, dan saya tahu dia pasti akan tersenyum melihat saya," tutur pemain berusia 31 tahun itu melanjutkan.
Andy Robertson yang merupakan sahabat karib Diogo Jota di Liverpool mengaku tidak bisa melupakan rekannya tersebut. Kendati begitu, ia berhasil menyembunyikan kesedihannya dari rekan-rekan setimnya di Skotlandia dan merasa senang bisa membawa negaranya lolos ke Piala Dunia.
"Aku benar-benar tidak bisa melupakannya seharian. Aku benar-benar kacau sebelumnya. Tapi kurasa aku berhasil menyembunyikannya dari anak-anak, dan aku sangat senang akhirnya begini," imbuhnya.
Diogo Jota meninggal dunia pada Juli lalu bersama adiknya Andre Silva dalam kecelakaan mobil di KM65 A-56 kawasan Cernadilla, Zamora, Spanyol. Saat itu, Jota dan adiknya tengah dalam perjalanan menuju Santander untuk mengejar kapal ferry tujuan Inggris.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Dikabarkan Hadiri Pertemuan Trump-MBS di Gedung Putih, Ada Apa?
Tentu saja, meninggalnya Diogo Jota menjadi duka mendalam bagi dunia sepak bola, khususnya Andy Robertson yang merasa kehilangan sosok sahabatnya itu.
Kendati begitu, Robertson mendedikasikan kelolosan Skotlandia kepada mendiang Diogo Jota, yang mana mantan pemain muda Porto itu semasa hidupnya sering menjadi teman sharing bagi Robertson, terutama membahas soal impian bermain di Piala Dunia.
Kesuksesan Skotlandia lolos ke Piala Dunia 2026 tentunya menjadi sejarah tersendiri. Sebab, ini menjadi pertama kalinya bagi mereka untuk tampil di Piala Dunia sejak edisi 1998 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail