Pemain naturalisasi, Rafael Struick. (Instagram/@rafaelstruick)
INDOZONE.ID - Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick bagikan pengalamannya bermain di Liga Indonesia bersama Dewa United.
Diketahui, Rafael Struick resmi bergabung dengan Dewa United pada Juli 2025 lalu. Tentu saja, keputusan Struick untuk merumput di Liga Indonesia bersama Dewa tentunya membuat banyak pihak terkejut.
Sebab, banyak yang menilai bahwa di usianya yang masih muda terlalu dini bagi Rafael Struick untuk bermain di Liga Indonesia. Apalagi, kualitas Liga Indonesia masih jauh dibawah negara- negara tetangga seperti Thailand ataupun Malaysia.
Kendati begitu dalam wawancaranya bersama YouTube Sport77 baru-baru ini, Rafael Struick sebut bahwa Liga Indonesia tidak terlalu buruk. Namun, dari segi level kompetisi berbeda dengan Eropa.
"Tidak. Jujur saja semua yang bilang begitu, semua orang Indonesia mungkin tidak pernah merasakan main sepak bola di level ini. Jadi tentu levelnya berbeda dengan Eropa. Sepak bola berbeda," ujar Rafael Struick dalam wawancaranya yang dikutip dari YouTube Sport77 pada Kamis (27/11/2025).
Lebih lanjut, Struick juga mengungkapkan gaya pernainan sepak bola di Indonesia cukup berbeda dengan Eropa, yang mana di Eropa semua tim ingin bermain tiki-taka. Namun, hal tersebut berbeda dengan di Indonesia yang mana permainannya lebih direct.
"Saya tidak bilang itu sangat buruk, hanya berbeda. Di Eropa banyak tim yang ingin bermain tiki-taka. Tapi, di Indonesia lebih seperti tendang bola, serang balik, sedikit lebih banyak kick and rush," lanjutnya.
Baca juga: Liverpool Dibantai PSV di Liga Champions, Ini Kata-kata Arne Slot Seusai Laga
Rafael Struick saat membela Timnas Indonesia (Instagram/@rafaelstruick)
Tak cuma itu saja, Rafael Struick yang kini sudah berkarier di Dewa United juga sudah mulai memahami karakteristik sistem kompetisi di Indonesia.
Pemain kelahiran Leidschendam, Belanda itu juga menyadari bahwa kualitas Liga tidak bisa diukur dari apa yang dibicarakan orang-orang.
"Itu cukup berbeda tapi jujur levelnya tidak seburuk itu karena kamu lihat sekarang. Saya bisa bilang Dewa United punya tim bagus, punya pemain bagus," ujar pemain berusia 22 tahun itu menambahkan.
Lebih lanjut, Struick juga menyoroti banyaknya pemain asing di Liga Indonesia. Bahkan, semua tim di Liga banyak yang menurunkan 7 pemain asing di starting line-up.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube Sport77 Official