Shin Tae-yong saat konferensi pers di Ulsan HD. (Instagram/@shintaeyong7777)
INDOZONE.ID - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong baru-baru ini buka suara soal tudingan pernah menampar pemain Ulsan HD saat masih melatih klub tersebut.
Diketahui, baru-baru ini pemain Ulsan HD Jeung Seung-hyun menceritakan bahwa ia pernah ditampar oleh Shin Tae-yong saat masih melatih klub berjuluk The Tigers itu.
Mendengar kabar tersebut, membuat Shin Tae-yong terpaksa harus buka suara soal masalah yang menimpa dirinya dengan mantan anak asuhnya tersebut.
Dalam wawacaranya bersama media Korea Selatan, XSportsNews baru-baru ini, Shin Tae-yong mengatakan bahwa dia tidak pernah berkata kasar bahkan sampai melakukan kekerasan kepada pemainnya selama melatih Ulsan.
Baca juga: Dicadangkan di Laga Kontra West Ham, Mohamed Salah Tetap Jadi Pemain Penting Liverpool
Jung Seung-hyun saat perkuat Ulsan HD (Instagram @seunghyunjung15)
"Jung Seung-hyun merupakan murid kesayangan saya yang pergi bersama saya ke Olimpiade dan Piala Dunia. Ketika saya meninggalkan Ulsan, dia pemain terakhir yang saya temui," ujar Shin Tae-yong dalam wawancaranya yang dikutip dari xsportsnews pada Selasa (2/12/2025).
"Ia mengucapkan salam perpisahan dengan mengatakan 'maaf kepada pelatih, 'maaf karena tidak meraih hasil'. Tapi saya tidak tahu mengapa ia melakukan wawancara itu setelahnya," lanjutnya.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong juga meminta maaf kepada Jeung Seung-hyun jika tindakannya selama melatih Ulsan HD terkesan berlebihan. Ia juga menegaskan bahwa tidak pernah berkata kasar ataupun melakukan kekerasan.
Tak cuma itu saja, Shin Tae-yong juga mengaku akan pensiun dari dunia kepelatihan jika terbukti bersalah.
Baca juga: Manchester City, Liverpool, dan Tottenham Berebut Tanda Tangan Iliman Ndiaye dari Everton
"Jung Seung-hyun merupakan murid saya, dan aku akan menanyakannya nanti. Kalau tindakan saya berlebihan dan membuat Jung Seung-hyun merasa tidak nyaman, saya minta maaf. Saya merasa mengekspresikan diri terlalu berlebihan," ujar pelatih berusia 54 tahun tersebut melanjutkan.
"Saya tidak pernah melakukan kekerasan dan berkata kasar. Jika memang begitu, saya tidak akan pernah melatih lagi," ujar Shin Tae-yong menutup wawancara.
Diketahui, Shin Tae-yong sempat melatih Ulsan HD pada Agustus 2025 lalu. Akan tetapi, masa jabatannya di klub K1 League tersebut hanya selama dua bulan saja, yang mana mantan pelatih Korea Selatan itu dipecat karena rentetan hasil buruk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Xsportsnews