INDOZONE.ID - Pereli Indonesia, Julian Johan, mengawali Rally Dakar 2026 dengan performa apik. Pada Special Stage (SS) pertama yang digelar Minggu (4/1/2026) di Yanbu, Arab Saudi, ia finis di posisi keenam kelas H.2 dan peringkat ke-11 overall Grup Dakar Classic.
Jeje, sapaan akrab Julian Johan, didampingi co-driver asal Prancis, Mathieu Monplaisi dan langsung diuji medan panjang serta ritme khas Dakar.
SS pertama Rally Dakar 2026 menempuh jarak 219 kilometer. Jauh lebih menantang dibandingkan Prologue sehari sebelumnya yang hanya 24 kilometer.
“Stage satu ini luar biasa! Dari alamnya, dari tantangan treknya, dan dari jaraknya,” ujar Julian Johan dalam pernyataannya yang diterima Indozone, Senin (5/1/2026).
Baca juga: IRRA 2025 Sukses Digelar, Rifat Sungkar Sebut Awal Era Rally Raid Indonesia
Ia menyebut etape ini memiliki medan berat dan durasi panjang yang mengharuskan fokus penuh.
“Di SS pertama ini saya telah berhasil melewati rute mencapai 219 kilometer. Jadi hari ini benar-benar baru terasa sekali tantangan beratnya sebuah Dakar,” lanjutnya.
Meski hasilnya memuaskan, Julian Johan menegaskan dirinya tak ingin terbawa euforia.
Bagi Jeje, konsistensi jauh lebih penting dibanding ambisi hasil instan.
“Kalau melihat dari SS satu sangat memungkinkan, tapi balik lagi, saya enggak mau gegabah,” katanya.
Ia memilih fokus pada ritme pribadi dan menjaga kondisi mobil agar tetap prima di setiap etape.
“Saya akan mencoba untuk fokus ke diri sendiri saja, bagaimana setiap harinya kita bisa finish dengan aman dan lancar,” tegasnya.
Sebelum memulai SS pertama, Julian Johan sempat mengalami insiden kecil. Saat menuju lokasi start, ban depan kanan Toyota Land Cruiser 100 miliknya robek akibat menghantam batu tajam.
Jeje menjelaskan dirinya belum cukup beradaptasi dengan setir kiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Narasumber