INDOZONE.ID - Pelatih Meksiko, Javier Aguirre menyebut bahwa laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Afrika Selatan merupakan hari yang spesial bagi pemain mereka, Raul Jimenez yang mampu menunjukkan aura kebintangannya usai mencetak gol kedua sekaligus gol kemenangan La Tri atas tim Bafana.
Diketahui, pada pertandingan yang digelar di Stadion Azteca, Meksiko berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan, yang mana kedua gol La Tri dicetak oleh oleh Julian Quinones dan juga Raul Jimenez.
Momen haru pada laga tersebut terjadi pada menit ke-67 yang mana Raul Jimenze terlihat menangis setelah mencetak gol kedua bagi Meksiko pada laga pembuka grup A.
Dalam konferensi persnya setelah pertandingan, Javier Aguirre mengatakan bahwa Raul Jimenez telah memulai turnamen ini dengan baik.
Pemain berusia 35 tahun itu memang selalu berada di bawah bayang-bayang pemain lain tapi pada pertandingan kontra Afrika Selatan pemain yang baru saja bergabung dengan Wolverhampton Wanderers itu berhasil menunjukkan aura kebintangannya.
Baca juga: Comeback Dramatis, Oh Hyeon-gyu Bawa Korsel Bungkam Ceko 2-1!
Pelatih Meksiko, Javier Aguirre (REUTERS)
"Saya membaca sebuah wawancara di mana dia mengatakan ini harus menjadi Piala Dunianya. Saya pikir dia memulai dengan sangat baik. Dia selalu berada di bawah bayang-bayang orang lain, tetapi hari ini dia menjadi pemain inti untuk tim ini -- dan dia benar-benar pantas mendapatkannya," kata Javier Aguirre dalam konferensi persnya seusai pertandingan yang dilansir dari ESPN pada Jumat (12/6/2026).
Gol Jimenez pada laga kontra Afrika Selatan merupakan gol pertamanya untuk Meksiko di ajang Piala Dunia, yang mana gol tersebut sangatlah bersejarah sepanjang karier mantan pemain Fulham itu.
Raul Jimenez juga mengalami beberapa cedera yang membuat performanya mengalami penurunan, termasuk penampilan buruknya pada Piala Dunia 2022 lalu. Saat itu, ia gagal mencetak gol yang menyebabkan Meksiko gagal lolos dari fase grup sejak edisi 1978 lalu.
Baca juga: Wataru Endo Putuskan Pensiun dari Timnas Jepang Jelang Laga Pembuka Grup F Lawan Belanda
Pada Maret lalu, Jimenez kehilangan sang ayah yang meninggal pada usia 62 tahun. Ia pun menangis saat mencetak gol untuk Fulham dalam laga kontra Burnley.
Javier Aguirre mengatakan bahwa penampilan apik Jimenez pada laga kontra Afrika Selatan juga karena ia menghadapi situasi pribadi yaitu kehilangan sang ayah yang memberikannya motivasi tambahan untuk tampil baik di Piala Dunia 2026.
"Selain itu, dia sedang menghadapi situasi pribadi yang mungkin memberinya motivasi ekstra. Dan dia bahkan mencetak gol. Itu adalah hari yang sempurna baginya," ujar Aguirre menambahkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN