Jeremy Doku saat bermain di Manchester City. (REUTERS/Chris Radburn)
INDOZONE.ID - Penyerang Manchester City, Jeremy Doku, sebut keberhasilan timnya menjuarai Carabao Cup menjadi pukulan telak bagi Arsenal secara mental.
Hal tersebut karena memenangkan trofi Carabao Cup akan menjadi tambahan moral bagi Arsenal, dalam persaingan perebutan gelar Liga Inggris alias Premier League.
Namun, Carabao Cup telah dimenangkan Manchester City. Hal itu menjadi sebuah pukulan telak bagi Arsenal.
"Piala Carabao adalah trofi yang bagus dan kami tahu jika kami menang, itu akan menjadi pukulan telak bagi Arsenal secara mental. Kami hanya menatap ke depan," ujar Jeremy Doku, dikutip dari Daily Mail pada Jumat (24/4/2026).
Baca juga: Barcelona Pastikan Lamine Yamal Absen Hingga Akhir Musim Akibat Cedera Hamstring
Benar saja, kegagalan Arsenal dalam menjuarai Carabao Cup musim ini, cukup berpengaruh terhadap mentalitas mereka dalam persaingan gelar Premier League musim ini.
Bahkan, dalam 5 pertandingan terakhir di semua kompetisi, Arsenal hanya satu kali meraih kemenangan. Satu-satunya kemenangan mereka raih pada leg pertama perempat final Liga Champions musim ini.
Puncak dari rentetan hasil buruk Arsenal adalah, kekalahan atas Manchester City pada akhir pekan lalu.
Kekalahan Arsenal atas Manchester City, membuat mereka gagal memperlebar jarak poin mereka dengan City.
Bahkan, mereka kini harus turun ke peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris, usai Manchester City meraih kemenangan tipis 1-0 atas Burnley pada Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Jadwal Persib Bandung Hari Ini: Kemarin Imbang, Sekarang Wajib Menang
Meski begitu, Arsenal masih memiliki kesempatan untuk menggeser posisi Manchester City di puncak klasemen, andaikan mereka bisa meraih kemenangan atas Newcastle United pada Sabtu (25/4/2026) pukul 23.30 WIB.
Sementara itu, Manchester City akan menghadapi Southampton di pertandingan semifinal FA Cup yang juga dimainkan pada hari yang sama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail