Pelatih Arsenal, Mikel Arteta (X @FabrizioRomano)
INDOZONE.ID - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya, usai membawa The Gunners lolos ke final Liga Champions.
Momen itu terjadi usai timnya kalahkan Atletico Madrid di leg kedua semifinal, pada Rabu, (6/5/2026) dini hari WIB.
Arsenal sukses kalahkan Atletico Madrid dengan skor 1-0 di Emirates Stadium. Hasil tersebut sudah cukup menghantarkan The Gunners ke fina,l setelah mereka unggul agregat 2-1.
Dalam pertandingan tersebut, Bukayo Saka menjadi pahlawan kemenangan Arsenal, setelah ia sukses menjebol gawang Atletico Madrid yang dikawal Jan Oblak pada menit ke-44.
Kemenangan Arsenal atas Atletico Madrid menjadi sejarah tersendiri bagi The Gunners. Mereka akhirnya kembali tampil di final Liga Champions untuk pertama kalinya, dalam kurun 20 tahun.
Baca juga: Profil Timnas Maroko dan Peta Kekuatan di Piala Dunia 2026: Siap Ulangi Kesuksesan 4 Tahun Lalu!
Skuad Arsenal merayakan keberhasilan mereka lolos ke final Liga Champions (X @FabrizioRomano)
Arsenal terakhir kali tampil di final Liga Champions pada tahun 2006, saat itu The Gunners yang masih dilatih Arsene Wenger melaju ke final usai kalahkan Villarreal di semifinal, namun di partai puncak mereka takluk atas Barcelona.
Kini, 20 tahun berselang, Arsenal kembali lolos ke final Liga Champions, di bawah kepelatihan Mikel Arteta dan juga dengan generasi baru.
Kesuksesan Arsenal melaju ke final Liga Champions musim ini, tentunya membuat Mikel Arteta tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.
"Ini malam yang luar biasa. Kita kembali membuat sejarah bersama," ujar Arteta dalam wawancaranya yang dikutip dari akun X/Fabrizio Romano, pada Rabu (6/5/2026).
"Saya tidak bisa lebih bahagia atau lebih bangga lagi kepada semua orang yang terlibat di klub ini. Suasana di luar stadion sangat istimewa dan unik," lanjutnya.
Baca juga: Profil Timnas Swiss dan Peta Kekuatan di Piala Dunia 2026: Menanti Kiprah Generasi Emas Red Crosses
Arteta juga mengapresiasi atmosfer dukungan para penggemar di Emirates Stadium. Energi dukungan dari para penggemar, mampu ditularkan kepada para pemain di atas lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X @FabrizioRomano