Ilustrasi jadwal final Liga Champions musim ini. (AI/ChatGPT)
INDOZONE.ID - Final Liga Champions 2025/2026 akan mempertemukan Arsenal dan Paris Saint-Germain (PSG). Kapan partai akbar ini akan digelar dan di mana?
Arsenal dan PSG masuk ke partai puncak dengan tujuan berbeda meski sama-sama mengincar trofi Liga Champions.
Trofi Liga Champions. (REUTERS/Denis Balibouse)
PSG ingin mempertahankan gelar juara yang didapatkan pada musim lalu. Di sisi lain, Arsenal ingin mendapatkan gelar juara pertama dalam sejarah mereka. Lalu, siapa yang akan jadi juara?
PSG dan Arsenal sampai ke partai puncak dengan melalui pertandingan yang tidak mudah. PSG menyingkirkan Bayern Munchen dan Arsenal mengalahkan Atletico Madrid di semifinal.
Baca juga: Jelang Final Liga Champions, Luis Enrique Puji Kualitas Mikel Arteta Sebagai Pelatih Arsenal
Setelah melalui rintangan masing-masing hingga mencapai partai puncak, PSG dan Arsenal justru jadi tim dengan fakta unik yang saling bertolak belakang.
PSG merupakan tim tersubur, sedangkan Arsenal justru punya pertahanan terbaik hingga fase semifinal.
PSG telah mencetak 44 gol ke gawang lawan-lawannya. Tapi, gawang Les Parisiens telah kemasukan 22 gol.
Sementara itu, Arsenal merupakan tim dengan pertahanan terbaik karena baru kemasukan 6 gol dengan torehan 9 clean sheet. Tapi, lini depan Arsenal baru menorehkan 29 gol.
Menilik fakta unik itu, final Liga Champions ini diperkirakan akan berjalan ketat dan sengit. Sebab, kesalahan kecil mungkin menentukan hasil akhir Liga Champions musim ini.
Baca juga: Diego Simeone Enggan Salahkan Wasit Usai Atletico Kalah dari Arsenal di Semifinal Liga Champions
Bahkan, tim yang mencetak gol lebih dulu, diprediksi akan mengangkat trofi si Telinga Besar. Bagaimana tidak, final ini bak mempertemukan tombak tertajam dengan tameng terkuat.
Oleh sebab itu, jangan sampai kelewatan pertandingan besar ini! Yuk, simak jadwal final Liga Champions musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, UEFA