INDOZONE.ID - Catur merupakan olahraga yang menitikberatkan pada strategi dan taktik ketimbang fisik. Oleh sebab itu, olahraga ini memiliki istilah-istilah yang pemula harus tahu.
Catur merupakan salah satu olahraga yang paling mudah dijumpai di Indonesia. Ambil contoh, dua orang ojol bermain catur di pinggir jalan untuk mengisi waktu istirahat.
Meski banyak orang memainkan olahraga ini, belum tentu mereka tahu istilah-istilah dalam catur. Karena istilah catur begitu banyak, mempelajarinya akan jadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pemula.
Supaya pemula gak bingung, yuk simak nama-nama pion dan bidak catur hingga istilah dasar dalam olahraga ini!
Baca juga: Strategi Remis: Cara Cerdas Menyelamatkan Permainan Saat Terdesak di Papan Catur!
Dalam sebuah permainan catur, pion merupakan bidak yang paling banyak jumlahnya, yaitu delapan, baik putih maupun hitam.
Pion bergerak maju, tapi dapat melangkah diagonal untuk menangkap lawan. Langkah pion cuma sepetak saja.
Benteng ada dua di kedua belah tim. Benteng bergerak ke sejumlah petak dengan bentuk horizontal atau vertikal.
Gerakan unik ini membuat benteng jadi salah satu bidak yang memberikan ancaman nyata kepada lawan.
Seperti benteng, ksatria juga berjumlah dua, baik putih maupun hitam. Akan tetapi, pergerakan ksatria berbeda dari benteng.
Ksatria bergerak dua petak ke satu arah, lalu satu petah tegak lurus, seperti membentuk huruf “L”. Di Indonesia, ksatria dikenal dengan sebutan kuda.
Lalu, ada uskup yang berjumlah dua juga untuk setiap tim, seperti benteng dan ksatria. Uskup bergerak secara diagonal dengan mengikuti satu petak warna sepanjang permainan.
Kamu harus tahu, Di Indonesia, uskup umum disebut sebagai gajah. Uskup punya nama lain di Tanah Air, seperti ksatria.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Indian Chess Company, World Chess