Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 JUNI 2026 • 10:47 WIB

Istora Senayan Kembali Bergemuruh! Polytron Indonesia Open 2026 Siap Digelar dengan Konsep Baru

Istora Senayan Kembali Bergemuruh! Polytron Indonesia Open 2026 Siap Digelar dengan Konsep BaruKonferensi pers Polytron Indonesia Open 2026 berlangsung di The Music Place, Fairmont Jakarta, 1 Juni 2026 kemarin. (dok. Akbar Hidayatullah/INDOZONE)

INDOZONE.ID - Turnamen bulutangkis bergengsi Polytron Indonesia Open 2026 siap digelar di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, pada 2-7 Juni 2026.

Ajang level HSBC BWF World Tour Super 1000 tersebut akan mengundang para pebulu tangkis terbaik dunia sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi penonton melalui konsep sportainment yang diusung oleh penyelenggara.

Kesiapan penyelenggaraan Polytron Indonesia Open 2026 disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di The Music Place, Fairmont Jakarta, 1 Juni 2026 kemarin. Acara ini dihadiri jajaran PBSI, panitia pelaksana, sponsor, serta sejumlah pebulu tangkis nasional.

Polytron Indonesia Open 2026 Bukan Sekadar Turnamen Biasa

Baca juga: Badminton Lovers Wajib Tahu! Ini Jadwal dan Harga Tiket Indonesia Open 2026

Ketua Umum PP PBSI, M. Fadil Imran, mengatakan Polytron Indonesia Open 2026 bukan sekadar turnamen bulutangkis saja, melainkan bagian penting dari ekosistem bulutangkis di Indonesia.

Menurutnya, ajang tersebut merupakan wadah bagi atlet Indonesia untuk terus berkembang dan bersaing di level tertinggi dunia.

"Polytron Indonesia Open 2026 bukan hanya sebuah turnamen, tetapi juga panggung bagi ekosistem bulutangkis Indonesia. PBSI ingin menjadi rumah besar bagi siapa saja yang ingin berjuang dan berkontribusi untuk kemajuan bulutangkis Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan, PBSI akan terus konsisten membangun regenerasi atlet agar mampu bersaing pada berbagai ajang besar seperti Kejuaraan Dunia, Asian Games, hingga Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang.

"Kami ingin menghadirkan penyelenggaraan yang semakin baik dan berkelas dunia. Namun pada saat yang sama PBSI tetap fokus pada pekerjaan besar pembinaan dan regenerasi atlet menuju Asian Games dan Olimpiade Los Angeles 2028. Event yang baik dan pembinaan yang kuat harus berjalan beriringan," lanjutnya.

Baca juga: Sejarah Thomas Cup: Turnamen Tertua Bulu Tangkis untuk Regu Putra yang Masih Bergengsi

Taufik Hidayat Sebut Atmosfer Istora Selalu Istimewa

Wakil Ketua Umum PP PBSI, Taufik Hidayat, mengenang Indonesia Open sebagai salah satu turnamen dengan atmosfer terbaik yang pernah ia rasakan saat masih aktif sebagai atlet.

Menurut peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu, dukungan penonton di Istora selalu menjadi tantangan sekaligus motivasi tambahan bagi para atlet Indonesia.

"Indonesia Open selalu menjadi turnamen yang spesial. Bermain di Istora bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal keberanian, mental, dan kesiapan menghadapi tekanan di depan publik sendiri. Itu yang membuat turnamen ini berbeda," ujarnya.

Ia berharap Indonesia Open tahun ini dapat menjadi momentum untuk semakin mendekatkan masyarakat dengan olahraga bulutangkis sekaligus memberi pengalaman berharga bagi generasi atlet saat ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan, Press Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Istora Senayan Kembali Bergemuruh! Polytron Indonesia Open 2026 Siap Digelar dengan Konsep Baru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!