Selebrasi skuad Prancis. (Fifa.com)
INDOZONE.ID - Langkah awal sang raksasa Eropa, Prancis, di ajang Piala Dunia 2026 langsung berjalan mulus.
Melakoni laga pembuka Grup I yang digelar di New Jersey, skuad Les Bleus sukses menundukkan perlawanan sengit wakil Afrika, Senegal, dengan skor mantap 3-1.
Sang kapten, Kylian Mbappe, tampil menjadi bintang lapangan setelah memborong dua gol kemenangan bagi timnya.
Pertandingan ini juga menjadi panggung pembuktian sejarah baru bagi Mbappe.
Baca juga: Usai Pecat Sabri Lamouchi, Tunisia Tunjuk Herve Renard sebagai Pelatih Baru
Lewat torehan brace alias dua gol ke gawang Senegal, penyerang berusia 27 tahun tersebut resmi melampaui catatan legenda Olivier Giroud untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Timnas Prancis dengan koleksi 58 gol.
Kemenangan krusial ini otomatis membuat Prancis mengantongi tiga poin perdana sebelum mereka kembali berlaga melawan Irak pada Selasa mendatang.
Meskipun Prancis keluar sebagai pemenang, jalannya pertandingan di paruh pertama sebenarnya lebih dikuasai oleh Senegal. Anak asuh Pape Thiaw tampil sangat berani dan menekan sejak menit awal.
Peluang pertama didapat saat Nicolas Jackson memberikan umpan cerdik kepada Ismaila Sarr, namun berhasil digagalkan lewat blok kokoh dari bek Prancis, Dayot Upamecano.
Baca juga: Ditahan Imbang Mesir 1-1, Rudi Garcia Akui Laga Pertama Piala Dunia Selalu Sulit bagi Belgia
Memasuki menit ke-25, publik New Jersey nyaris bersorak saat sepakan rendah Nicolas Jackson membentur tiang gawang, bola muntah tersebut kemudian mengenai tubuh kiper Mike Maignan sebelum akhirnya bergulir keluar lapangan.
Senegal terus memegang kendali permainan lewat operan-operan akurat, termasuk peluang dari Sadio Mane dari luar kotak penalti yang masih bisa diamankan Maignan.
Tepat sebelum turun minum, Senegal kembali membuang peluang emas ketika umpan silang Mane berhasil disambut Sarr yang berdiri bebas tanpa kawalan, namun tendangannya justru melambung di atas mistar.
Kembali dari dressing room, Prancis mulai meningkatkan intensitas serangan mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Standard