Pelatih Swiss, Murat Yakin (FIFA)
INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Swiss, Murat Yakin sesalkan kartu kuning yang diterima oleh Breel Embolo pada laga perempat final kontra Argentina pada Minggu (12/7/2026) pagi WIB.
Diketahui, Swiss harus bermain dengan 10 pemain setelah Breel Embolo mendapat kartu kuning kedua saat laga melawan Argentina usai dianggap melakukan diving pada pertandingan yang digelar di Kansas City Stadium, Amerika Serikat.
Namun, pelatih Swiss Murat Yakin memprotes keputusan wasit usai memberikan kartu kuning kedua kepada Embolo dalan konferensi persnya seusai laga.
Menurut Yakin, wasit seharusnya tidak perlu untuk memberikan kartu kepada Embolo karena situasinya tidak berbahaya, dan pertandingan seharusnya tetap berlanjut.
Baca juga: Kutukan IShowSpeed Gak Mempan! Sengaja Pakai Jersei Argentina, Messi DKK Malah Menang 3-1 Atas Swiss
Pemain Swiss, Breel Embolo (X @benchsideid).
"Sama sekali tidak ada alasan untuk memberikan kartu kuning, Itu adalah situasi yang tidak berbahaya, wasit seharusnya membiarkan permainan terus berlanjut," ujar Murat Yakin yang dikutip dari akun X Fabrizio Romano pada Minggu (12/7/2026).
Murat Yakin juga mengatakan bahwa dia tidak memahami dengan keputusan wasit. Tak hanya itu saja, dia juga menyebut bahwa para pemain Argentina melakukan intevensi yang tidak perlu.
"Kami dihukum karena sebuah aturan yang tidak bisa diterima. Saya tidak memahaminya.Fakta bahwa mereka melakukan intervensi yang tidak perlu sangat menyakitkan," tutur pelatih berusia 52 tahun itu melanjutkan.
Pelatih yang juga mantan pemain Vfb Stutgaart itu menyebut bahwa kartu kuning kedua yang diterima Embolo cukup merusak permainan Swiss.
Baca juga: Paolo Maldini Resmi Jadi Direktur Teknik FIGC, Sepak Bola Italia Siap Berbenah?
"Aturan itu menghancurkan permainan kami hari ini. Kami harus menerimanya, tetapi sangat menyakitkan kalah dengan cara seperti itu," ujarnya lagi.
Murat Yakin enggan untuk menyebut Argentina cukup diuntungkan, tetapi ia menyebut bahwa timnya melakukan permainan yang adil dan terbuka.
"Saya tidak mengatakan bahwa mereka diuntungkan, kami menjalani pertandingan yang adil dan terbuka. Kedua tim benar-benar bermain sepak bola," ujar Murat Yakin menjelaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X @FabrizioRomano