Yunus Nusi bersama Verdonk (Instagram/@yunusnusi.id)
INDOZONE.ID - Proses naturalisasi pemain keturunan, untuk memperkuat Timnas Indonesia seringkali menimbulkan pertanyaan masyarakat terkait biaya yang dikeluarkan.
Namun, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, dengan tegas menyatakan, PSSI tidak mengeluarkan biaya apapun dalam proses ini.
Menurut Yunus, konsep biaya dalam naturalisasi pemain tidak berlaku di PSSI.
Shayne Pattynama resmi menjadi WNI. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Yunus Nusi menjelaskan, para pemain keturunanlah yang justru sering menawarkan diri untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), dan memperkuat Timnas Indonesia.
Sebagai contoh, Shayne Pattynama, pemain keturunan Belanda, telah lama mendapat dukungan dari keluarganya untuk membela tanah leluhurnya, Indonesia.
“Kita tidak pernah membayar atau menghargai mereka, bahkan ada beberapa pemain seperti Pattynama yang orang tua dan kakek-neneknya berharap, pemain ini bisa memperkuat tanah leluhurnya,” ujar Yunus Nusi dalam rapat kerja dengan Komisi XIII DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (4/11/2024).
Jay Idzes saat berpidato di hadapan La Grande Indonesia setelah laga Indonesia vs Australia
Selain itu, Yunus Nusi berharap, masyarakat Indonesia tidak meragukan loyalitas dan komitmen para pemain keturunan yang membela Timnas Indonesia.
Mereka memiliki kecintaan yang sangat besar terhadap negara ini, dan rela memberikan yang terbaik di lapangan.
“Mereka bahkan rela berdarah-darah dan cedera demi Timnas Indonesia,” tambah Yunus, menggarisbawahi semangat dan pengorbanan yang diberikan para pemain keturunan ini.
Baca Juga: Tanggal Pengambilan Sumpah Kevin Diks sebagai WNI Sudah Ditentukan, Bisa Debut Lawan Arab Saudi?
PSSI memperkirakan jumlah pemain keturunan yang akan membela Timnas Indonesia terus bertambah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sekjen PSSI: Yunus Nusi