Selasa, 01 JULI 2025 • 14:19 WIB

Marc Marquez Hobi Menang di MotoGP 2025, Ini Alasannya

Author

Marc Marquez merayakan kemenangan. (Instagram/@marcmarquez93)

INDOZONE.ID - Legenda MotoGP, Jorge Lorenzo, membeberkan alasan pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, hobi memenangkan balapan di MotoGP 2025.

Bahkan, Marquez tampak kerap memenangkan balapan tanpa perlawanan berarti dari para pembalap lainnya.

Alex Marquez vs Marc Marquez. (Instagram/@marcmarquez93)

Menilik kehebatan Marquez pada musim ini, Lorenzo menilai The Baby Alien dimudahkan dengan motor Ducati, Desmosedici GP25.

Menurutnya, di masa lalu, Marquez kerap mengambil risiko untuk memenangkan balapan. Itu membuatnya tak jarang terjatuh sehingga menderita cedera.

Baca juga: Marc Marquez Sangar Banget di MotoGP 2025: Bukti Kemarahan yang Mutlak!

Seperti yang terjadi pada MotoGP 2020, Marquez mematahkan tulang humerus lengan kanannya dalam insiden di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Kecelakaan itu jadi awal mula penurunan performa Marquez sebelum akhirnya bangkit pada musim lalu bersama tim satelit Ducati, Gresini Racing.

Karena penampilan apiknya pada musim lalu, Marquez terpilih untuk menemani Francesco Bagnaia di tim pabrikan Ducati untuk MotoGP 2025.

Kepercayaan Ducati kepada Marquez terbukti tepat. Kini, Marquez menggila di MotoGP 2025 dengan enam kemenangan dari delapan podium.

"Marc Marquez terbiasa mengambil banyak risiko dalam beberapa tahun terakhir, dan itu membuatnya sering mengalami kecelakaan,” ujar Lorenzo, dikutip dari Motosan, Selasa (1/7/2025).

Baca juga: Marc Marquez Akan Juarai MotoGP 2025, Alex Marquez Bukan Tandingannya!

“Namun, ia kini tidak perlu lagi melakukannya. Akhirnya, ia memiliki motor yang paling tidak setara dengan para pesaing terkuatnya," sambungnya.

"Ia dapat melaju dengan kecepatan 90 persen di sepanjang balapan, cukup untuk tetap unggul. Dan ketika ia benar-benar perlu mengerahkan 102 persen, ia dapat melakukannya," jelas Lorenzo.

Marc Marquez merayakan kemenangan. (Instagram/@marcmarquez93)

“Selalu harus berada pada kecepatan 101 persen untuk tetap unggul, dan itu membuat mereka melakukan kesalahan, mereka mendekati Marc, lalu menjauh lagi, lalu mencoba mengejar, tetapi mempertahankan kecepatan itu sepanjang balapan sangatlah sulit,” ungkapnya.

Siapa yang Bisa Jegal Marc Marquez?

Kini, setelah melalui 10 balapan, Marquez memimpin klasemen sementara dengan koleksi 307 poin.

Pembalap asal Spanyol itu unggul 68 poin dari sang adik, Alex Marquez yang membela Gresini. Di sisi lain, Bagnaia melengkapi posisi tiga besar dengan koleksi 181 poin. 

Baca juga: Marc Marquez atau Valentino Rossi yang Layak Disebut GOAT di MotoGP?

Terdekat, para pembalap akan kembali bersaing dalam balapan MotoGP Jerman 2025 di Sirkuit Sachsenring, Minggu 13 Juli 2025, malam WIB.

Menilik perkembangan MotoGP 2025 sejauh ini, menarik untuk menunggu siapa pembalap yang bisa menjegal langkah Marquez.

Jika laju mulus pembalap berumur 32 tahun itu tetap berlanjut, hanya tinggal menunggu waktu saja hingga ia merayakan gelar juara MotoGP ketujuhnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Motosan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU