Kamis, 28 AGUSTUS 2025 • 08:15 WIB

Jarrod Bowen Adu Mulut dengan Suporter Usai West Ham Kalah dari Wolves di Piala Carabao

Author

Jarrod Bowen dari West Ham dibawa menjauh dari para pendukung klubnya oleh rekan setimnya Tomas Soucek dan Alphonse Areola di akhir pertandingan. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)

INDOZONE.ID - West Ham United harus menelan kekalahan saat bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers di putaran kedua Piala Carabao, Selasa (26/8/2025).

Bermain di Stadion Molineux, The Hammers kalah 2-3 setelah sempat unggul lebih dulu.

Drama terjadi di menit-menit akhir ketika Jorgen Strand Larsen menjadi pahlawan bagi Wolves. Penyerang Timnas Norwegia itu masuk dari bangku cadangan dan mencetak dua gol cepat hanya dalam waktu tiga menit.

Baca juga: Liam Delap Pasti Kecewa Tidak Mencetak Gol saat Chelsea Bungkam West Ham United 5-1

Hasil ini sekaligus memastikan langkah West Ham terhenti lebih awal dari Piala Carabao 2025.

Kekalahan dari Wolves semakin menambah tekanan terhadap Graham Potter. Mantan manajer Chelsea tersebut memang tengah berada dalam tekanan, karena performa West Ham yang tidak konsisten sejak awal musim.

Pendukung mulai mempertanyakan arah permainan tim, sementara Potter diminta segera menemukan solusi agar The Hammers bisa kembali bersaing di Premier League.

Emosi Jarrod Bowen Memanas di Depan Suporter

Jarrod Bowen dari West Ham dibawa menjauh dari para pendukung klubnya oleh rekan setimnya Tomas Soucek dan Alphonse Areola di akhir pertandingan. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)

Usai laga, Jarrod Bowen sempat menghampiri tribun suporter West Ham, untuk menyampaikan terima kasih atas dukungan mereka.

Namun, situasi berbalik panas ketika kapten West Ham itu terlibat adu mulut dengan salah seorang pendukung.

Keributan kecil tersebut membuat rekan setim dan petugas keamanan harus turun tangan untuk menenangkan keadaan.

Baca juga: Wrexham AFC Cetak Sejarah Lolos ke Round 3 Carabao Cup untuk Pertama Kali usai Kalahkan Preston North End

Bowen akhirnya melepas ban kapten dan meninggalkan lapangan dengan kepala tertunduk.

Melalui unggahan di Instagram, ia kemudian menyampaikan permintaan maaf.

“Maaf atas reaksi saya malam ini. Saya selalu bermain dengan penuh semangat, tapi seharusnya bisa memberi contoh yang lebih baik," tulisnya.

"Saya sangat mencintai klub ini, dan kita akan melalui masa sulit ini bersama. Sampai jumpa hari Minggu,” tambahnya.

Graham Potter Buka Suara Soal Insiden

Jarrod Bowen dan Graham Potter saat di West Ham United. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers )

Menanggapi kejadian tersebut, Graham Potter menjelaskan, insiden antara Bowen dan suporter hanyalah bentuk luapan emosi.

Ia menilai, para suporter West Ham kecewa dengan hasil yang diraih. Sementara Bowen, menunjukkan rasa pedulinya terhadap klub.

“Suporter kami luar biasa dan wajar mereka kecewa dengan hasil ini. Jarrod jelas peduli dengan klub dan tim. Itu hanya perbedaan emosi antara orang-orang yang sama-sama peduli,” kata Potter.

Baca juga: Chelsea Kalah Terus, Mikel Arteta Malah Nakut-nakutin Graham Potter Bakal Dipecat

Potter juga menekankan, pentingnya hubungan erat antara tim dan suporter, terutama di masa sulit seperti sekarang.

Ia menegaskan, seluruh pemain dan staf juga merasakan kekecewaan yang sama atas hasil buruk yang dialami tim.

Laga Selanjutnya: Nottingham Forest vs West Ham

West Ham kini harus segera bangkit dan mengalihkan fokus ke Premier League. Akhir pekan ini, mereka dijadwalkan bertandang ke markas Nottingham Forest pada Minggu (31/8/2025).

Pertandingan tersebut akan menjadi ujian selanjutnya bagi Graham Potter dan anak asuhnya, untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus memperbaiki posisi di klasemen liga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU