INDOZONE.ID - Barcelona dan AC Milan dulu menjadi destinasi utama pesepak bola Belanda. Akan tetapi, kini situasi berubah.
Premier League alias Liga Inggris justru menjadi magnet bagi talenta negeri kincir angin, termasuk mayoritas skuad Belanda yang siap tampil dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa pada pekan ini.
Sejarah mencatat, pelatih legendaris Rinus Michels pernah memperkenalkan filosofi total football di Barcelona.
Nama Johan Cruyff pun melekat erat sebagai ikon klub Catalan tersebut. Sementara itu, di Italia, AC Milan pernah berjaya berkat trio Belanda, Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten, yang membawa Rossoneri merajai Eropa pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an.
Kini, dominasi Belanda itu bergeser ke Inggris. Dari 25 pemain pilihan Ronald Koeman untuk menghadapi Polandia (Kamis) dan Lituania (Minggu), 13 di antaranya bermain di Premier League.
Pemain Belanda Ramai-Ramai ke Inggris
Musim ini, tercatat ada 36 pemain Belanda yang berkarier di klub-klub Premier League. Jumlah tersebut membuat Ronald Koeman sempat bercanda bahwa ia sebaiknya pindah ke Inggris agar lebih mudah mengawasi anak asuhnya.
“Kalau saja semua bermain di area Manchester dan Liverpool, kami hanya perlu bolak-balik ke sana,” ujar Koeman dalam sebuah wawancara televisi Belanda.
Hato dab Roefs Jadi Perhatian
Salah satu nama yang jadi perhatian adalah Jorrel Hato. Pemain muda ini menjadi starter saat Belanda menghadapi Spanyol di perempat final UEFA Nations League, pada Maret lalu, ketika masih berseragam Ajax. Kini, ia resmi bergabung dengan Chelsea.
Selain itu, kiper Sunderland Robin Roefs juga baru mendapat panggilan pertama dari Koeman. Sementara itu, Xavi Simons pekan lalu resmi menandatangani kontrak dengan Tottenham Hotspur.
Baca juga: Manchester United Ingin Datangkan Xavi Simons, Tapi Musim Depan Wajib Bermain di Liga Champions
“Kami sudah membicarakannya sejak Juni lalu. Saya pikir Spurs adalah langkah yang tepat untuk kariernya,” kata Koeman dalam konferensi pers.
Hato bahkan sempat meminta pendapat Koeman sebelum meninggalkan Ajax Amsterdam. “Dia menelepon saya untuk bertanya apakah itu keputusan yang tepat,” ungkap Koeman.
Ronald Koeman: Premier League Adalah Liga Terbaik
Meski tidak pernah bermain di Inggris, Koeman cukup mengenal atmosfer Premier League karena sempat melatih Southampton dan Everton. Baginya, keputusan pemain Belanda berkarier di Inggris adalah pilihan terbaik.
“Premier League adalah liga terbaik di dunia,” tegasnya.
Baca juga: Daftar Starting XI Premier League dengan Gaji Terbesar di Musim 2025/2026, Siapa Saja Mereka?
Namun, Koeman juga menegaskan bahwa pemain muda tetap punya peluang berkembang di Eredivisie. Menurutnya, kualitas pemain yang benar-benar bagus akan cepat terpantau dan berkesempatan pindah ke luar negeri.
“Di liga asing, pemain diuji setiap tiga hari. Itu membuat mereka berkembang lebih cepat. Tapi bukan berarti harus segera pergi. Di Belanda pun kesempatan tetap terbuka,” tutup Koeman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: KNVB