INDOZONE.ID - Legenda Manchester United, Paul Scholes, menilai klub melakukan kesalahan fatal dalam strategi transfer di musim panas 2025.
Ia menilai pemain baru yang didatangkan tidak memiliki kualitas cukup untuk mendukung formasi 3-4-3 yang diterapkan Ruben Amorim.
Manchester United membuka musim Premier League dengan catatan mengecewakan. Dari empat pertandingan awal, mereka hanya meraih empat poin.
Statistik ini menjadi yang terburuk sejak musim 1992/1993, sebuah tanda bahaya yang kembali menyoroti masalah mendasar di dalam skuad.
Baca juga: Wayne Rooney: Manchester United Semakin Memburuk di Bawah Ruben Amorim
Investasi Bodong!
Analisis internal klub menyebutkan bahwa United seharusnya lebih fokus memperkuat lini depan. Meski sudah menggelontorkan dana sekitar 200 juta Poundsterling untuk mendatangkan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko, produktivitas gol mereka masih sangat rendah.
Hingga kini, Man United baru mencetak empat gol di Premier League, dua di antaranya justru berasal dari gol bunuh diri lawan.
Tekanan terhadap Ruben Amorim semakin berat setelah kekalahan 0-3 di derby Manchester melawan Manchester City pada akhir pekan lalu. Meski begitu, manajemen tetap memberikan dukungan.
Baca juga: Kalah di Derby Manchester & Tersingkir dari Piala Carabao, MU Tegaskan Tidak Akan Pecat Ruben Amorim
Sama seperti ketika mereka tersingkir secara mengejutkan dari Piala Carabao oleh Grimsby Town, klub masih yakin Amorim adalah sosok tepat untuk memimpin Man United untuk jangka panjang.
Scholes Soroti Masalah di Lini Tengah
Meski manajemen masih yakin terhadap Amorim, Paul Scholes melihat arah pembangunan tim sangat meragukan.
“Saya rasa kualitasnya memang tidak ada,” ujar Scholes dalam acara The Monday Night Club.
“Siapa pun kombinasi di lini tengah yang diisi Casemiro, Bruno Fernandes, atau Kobbie Mainoo, sepertinya tidak pernah benar-benar bekerja,” tambahnya.
Menurut Scholes, lini tengah seharusnya menjadi prioritas utama di bursa transfer. Ia menilai United butuh sosok gelandang yang memiliki stamina, mampu menguasai permainan, serta bisa menjaga keseimbangan tim di setiap pertandingan.
Kritik Rekrutmen
Selain lini tengah, Scholes juga menyoroti masalah di bawah mistar gawang. Ia menilai Manchester United tidak seharusnya menunggu sampai laga melawan Grimsby untuk menyadari bahwa Andre Onana tidak cukup baik.
Baginya, melewatkan kesempatan merekrut Gianluigi Donnarumma ketika tersedia adalah sebuah kesalahan fatal.
Scholes juga mempertanyakan keputusan klub membeli tiga penyerang baru sekaligus. Ia menilai kebutuhan striker memang ada, tetapi mendatangkan tiga pemain depan dalam satu musim terasa berlebihan dan tidak sesuai prioritas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Monday Night Club